Jerawat merupakan masalah kulit umum yang sering dialami oleh remaja, disebabkan oleh berbagai faktor termasuk infeksi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan serum berbasis ekstrak biji pepaya (Carica papaya L) dan mengevaluasi potensi iritasinya pada kelinci. Serum dibuat melalui metode maserasi dengan variasi konsentrasi Carbopol 940. Evaluasi dilakukan terhadap mutu fisik serum melalui uji organoleptis, pH, daya sebar, viskositas, serta uji iritasi menggunakan metode Draize. Hasil menunjukkan serum ekstrak biji pepaya memenuhi syarat mutu fisik, dengan pH berkisar antara 4,5 hingga 6,5, dan daya sebar yang baik (5-7 cm). Uji iritasi menunjukkan indeks iritasi 0, mengindikasikan tidak ada reaksi iritasi pada kulit kelinci. Kesimpulannya, serum ekstrak biji pepaya dapat menjadi alternatif yang aman dan efektif untuk pengobatan jerawat, serta menunjukkan potensi sebagai produk kosmetik berbasis bahan alami yang dapat digunakan secara luas.
Copyrights © 2025