JIFTK (Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan)
Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.1 No.1 2019

Pola Penggunaan Obat Antihipertensi dan Kesesuaiannya pada Pasien Geriatri Rawat Jalan di RSUD Ulin Banjarmasin Periode April 2015

Yugo Susanto (Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin)
Riza Alfian (Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2016

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyebab gangguan jantung. Selain mengakibatkan gagal jantung, hipertensi dapat juga berakibat terjadinya gagal ginjal maupun penyakit serebrovaskular. Di negara berkembang, hipertensi telah menggeser penyakit menular sebagai penyebab terbesar mortalitas dan morbiditas. Hal ini dibuktikan dari hasil Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2013 melalui pengukuran pada umur ≥18 tahun di wilayah kalimantan selatan menduduki peringkat kedua yakni sebanyak (30,8%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi dan kesesuaiannya pada pasien geriatri rawat jalan di RSUD Ulin Banjarmasin periode April 2015. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif dan retrospektif dengan sampel berupa data rekam medik kesehatan (RMK) pasien geriatri penderita hipertensi dengan atau tanpa penyakit penyerta di RSUD Ulin Banjarmasin periode April 2015. Sampel yang didapat dari penelitian ini yaitu sebanyak 197 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasien hipertensi geriatri di RSUD Ulin Banjarmasin periode April 2015 didominasi oleh pasien hipertensi tingkat I dengan jumlah 105 pasien (53,30%) kemudian diikuti oleh pasien pre-hipertensi yaitu sebanyak 49 pasien (24,88%) dan selanjutnya adalah pasien hipertensi tingkat II yaitu sebanyak 43 pasien (21,82%). Obat antihipertensi yang diresepkan pada pasien geriatri ini kebanyakan digunakan secara tunggal yaitu sejumlah 119 pasien (60,41%). Golongan Antihipertensi yang sering digunakan adalah golongan Penghambat saluran kalsium (CCB) yaitu sebanyak 116 macam (42.02%). Kesesuaian terapi penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri rawat jalan di RSUD Ulin Banjarmasin dibandingkan dengan literatur Joint National Comitte Seventh (JNC VII), dinyatakan bahwa terapi penggunaan obat antihipertensi yang sesuai adalah sebayak 100 pasien (50.77%) dan yang dinyatakan tidak sesuai adalah sebanyak 97 pasien (49.23%).

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

journals

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Organisasi Farmasi, Kedokteran, Kimia Organik Sintetis, Kimia Organik Bahan Alami, Biokimia, Analisis Kimia, Kimia Fisik, Biologi, Mikrobiologi, Kultur Jaringan, Botani dan hewan yang terkait dengan produk farmasi, Keperawatan, Kebidanan, Analis Kesehatan, Nutrisi dan Kesehatan ...