Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama gangguan jantung. Selain mengakibatkan gagal jantung, hipertensi dapat berakibat terjadinya gagal ginjal maupun penyakit serebrovaskular. Perilaku pasien dengan asupan natrium dan lemak tinggi, kepatuhan yang rendah yang dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan terapi sehingga terjadi penurunan kualitas hidup pasien hipertensi. Oleh karena itu diperlukan suatu metode untuk meningkatkan hal-hal tersebut, salah satunya dengan metode brief counseling-5A. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brief counseling-5A terhadap asupan natrium yang tinggi pada pasien hipertensi rawat jalan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin pada bulan April-Juni 2015. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuasi-eksperimental menggunakan rancangan penelitian two group pretest and postest dengan pengambilan data pasien secara prospektif. Subjek yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 68 pasien menjadi dua kelompok secara acak yaitu 34 pasien yang mendapatkan intervensi dan 34 pasien tidak mendapatkan intervensi. Kriteria eksklusi adalah pasien dengan kondisi hamil, tuli dan tidak hadir pada kunjungan kedua atau ketiga. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengisian kuesioner tingkat perilaku berobat, kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ). Data tekanan darah diambil dari catatan medis. Data dianalisis dengan uji kolmogorov-smirnov untuk mendeskripsikan distribusi pasien, uji wilcoxon untuk melihat perbandingan skor rata-rata saat pre dan post perlakuan, sedangkan uji mann-whitney untuk mengetahui perbedaan tingkah perilaku asupan natrium terhadap pasien hipertensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian brief counseling-5A dapat merubah perilaku pasien kelompok perlakuan terhadap asupan natrium pada pasien kelompok perlakuan mengalami perubahan secara signifikan pada post 1 (833,08±560,77) dan p=0,000, pada post 2 (683,58±456,32) dan p=0,000. Disimpulkan bahwa brief counseling-5A pasien hipertensi secara positif dapat merubah perilaku pasien dalam asupan natrium pasien hipertensi.
Copyrights © 2019