Bahan pembersihan kulit yang paling umum digunakan adalah air. Namun air saja tidak cukup mengangkat semua jenis kotoran. Pembersih dengan menambahkan surfaktan memiliki daya bersih kuat. Surfaktan adalah bahan- bahan yang memperbaiki daya pembersih air karena memperbesar daya pembasah kulit serta mencegah partikel- partikel kotoran melekat pada kulit dengan jalan mengemulsinya, melarutkannya, dan mendispersikannya. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat organoleptis (aroma, warna, dan tekstur ), pH dan kadar air sabun padat Minyak Atsiri Lemon Eucalyptus (Eucalyptus Citriodora) dengan basis VCO (Virgin Coconut Oil). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Pada penelitian ini dilakukan pengujian stabilitas fisik sediaan sabun mandi padat dari masing-masing konsentrasi minyak lemon eucalyptus (Eucalyptus Citriodora). Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Minyak atsiri Lemon Eukaliptus (Eucalyptus Citriodora) dapat di formulasikan daIam sediaan sabun mandi padat dengan konsentrasi bahan aktif 1%, 2% dan 3%., Hasil pengamatan organoleptik menunjukkan bahwa, sabun yang di hasilkan pada F1, F2 dan F3 sama-sama berwarna putih susu. Uji bau sediaan menunjukkan bahwa semua formulasi memiIiki bau khas minyak atsiri dan memliki bentuk sediaan yang padat, pH sedian sabun padat adalah 9 dan memenuhi syarat mutu SNI yaitu 9-11 dan Kadar air sedian sabun padat Lemon Eukaliptus (Eucalyptus Citriodora) memenuhi syarat mutu SNI yaitu ≤15%.
Copyrights © 2025