Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai sumber dye alami pada sistem Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) melalui analisis spektrum absorbansi serta identifikasi senyawa fitokimia yang terkandung di dalamnya. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol, kemudian dilanjutkan dengan tahap evaporasi vakum dan fraksinasi menggunakan pelarut etanol serta metanol. Identifikasi senyawa antosianin dilakukan melalui teknik Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan karakterisasi spektrum absorbansi dye dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan antosianin. Proses evaporasi terbukti meningkatkan kandungan antosianin, sedangkan fraksinasi menyebabkan penurunan konsentrasi pigmen yang diduga akibat terjadinya konversi kimia selama proses pemisahan. Hasil pengukuran spektrum absorbansi memperlihatkan bahwa dye dari bunga telang memiliki daerah serapan pada panjang gelombang 500–600 nm dengan nilai energy gap yang sesuai untuk berfungsi sebagai fotosensitizer pada sistem DSSC. Dengan demikian, penelitian ini memperkuat potensi bunga telang sebagai bahan alami yang menjanjikan dalam pengembangan teknologi energi terbarukan berbasis sel surya ramah lingkungan.
Copyrights © 2025