Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan guru matematika dengan memanfaatkan teknologi dalam melakukan assessment pada pembelajaran daring. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan assessment pembelajaran matematika di masa pandemi mengacu pada penugasan harian, ulangan harian, keaktifan melalui aplikasi whatsapp dan melihat perbandingan hasil raport peserta didik sebelum pandemi sebagai acuan guru melakukan assessment. Meskipun pelaksanaan assessment di masa pandemi sebagian guru mengalami kesulitan namun tidak membuat sebagian guru menyerah mencari alternatif dalam melakukan assessement dimasa pandemi. Salah satunya yang dapat guru manfaatkan dengan menggunakan teknologi dalam melakukan assessment pada pembelajaran daring sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
Copyrights © 2021