Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya masa vital sebagai periode krusial dalam pembentukan fisik, psikologis, sosial, serta perkembangan penghayatan nilai pada anak. Banyak orang tua dan pendidik belum memahami bahwa pengalaman dan stimulasi sejak dini memiliki dampak jangka panjang terhadap karakter, kesehatan mental, dan kemampuan belajar anak. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada upaya untuk menggali bagaimana pandangan masyarakat terhadap masa vital dan sejauh mana penghayatan nilai berkembang pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pandangan tentang masa vital dengan tingkat penghayatan nilai, sekaligus mengidentifikasi faktor internal maupun eksternal yang memengaruhi perkembangan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yakni menelaah teori-teori psikologi perkembangan, pedagogi Islam, serta hasil penelitian kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara pandangan yang baik mengenai masa vital dengan penghayatan nilai yang lebih mendalam pada anak. Temuan ini menegaskan bahwa pengasuhan responsif, stimulasi kognitif-afektif, serta lingkungan pendidikan yang mendukung sangat berperan dalam mengoptimalkan masa vital. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan adanya program pembinaan anak dan kebijakan sosial yang berpihak pada optimalisasi masa vital dan perkembangan penghayatan
Copyrights © 2025