Perubahan iklim merupakan isu global yang berdampak multidimensi, mulai dari degradasi lingkungan, krisis energi, hingga ketimpangan sosial-ekonomi. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kerentanan tinggi terhadap dampak perubahan iklim, namun sekaligus menyimpan potensi besar dalam mitigasi dan adaptasi berbasis kearifan lokal serta inovasi teknologi. Artikel ini menganalisis perkembangan kebijakan perubahan iklim di Indonesia dalam kerangka pembangunan berkelanjutan, menelaah efektivitas regulasi nasional dan regional, serta menawarkan novelty berupa integrasi triple helix (pemerintah, akademisi, dan masyarakat) dengan pendekatan keadilan iklim. Metode penelitian menggunakan studi literatur sistematis dengan analisis dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, serta laporan lembaga internasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan implementasi antara regulasi progresif dengan praktik di lapangan, terutama dalam aspek koordinasi lintas sektor, kapasitas pendanaan, dan partisipasi publik. Artikel ini menawarkan konsep inovatif "Green Social Contract" sebagai kerangka integratif untuk mempercepat transisi menuju pembangunan rendah karbon yang inklusif dan berkeadilan
Copyrights © 2025