Artikel ini menjawab urgensi pengembangan Psikologi Pendidikan Islam yang autentik dalam merespons tantangan pendidikan kontemporer, khususnya degradasi moral dan krisis identitas generasi muda yang dipicu pendekatan pendidikan sekuler yang mengabaikan dimensi spiritual-psikologis. Evaluasi terhadap studi-studi terdahulu mengungkap adanya gap signifikan antara dominasi teori perkembangan Barat dengan kajian Hadis normatif yang masih terfragmentasi, serta ketiadaan model perkembangan anak komprehensif berbasis Sunnah. Penelitian kualitatif dengan pendekatan library research ini menganalisis teks-teks primer dari kitab Kanz al-'Ummāl, 'Umdat al-Qārī, dan Dhakhīrat al-Ḥuffāẓ melalui teknik analisis tematik (maudū'i). Proses analisis data mengikuti model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Temuan novelty penelitian berhasil mengkonstruksi model tiga fase perkembangan anak (fitrah 0-7 tahun, taklif 7-14 tahun, takmīl 14-21 tahun) dengan karakteristik psikopedagogis spesifik dan implementasi dalam pendidikan kontemporer. Rekomendasi mencakup pengintegrasian model ke dalam kebijakan kurikulum, pengembangan pelatihan guru berbasis psikologi Islam, serta need assessment holistik yang menjadi agenda penelitian selanjutnya untuk menyempurnakan model ini melalui studi empiris yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2025