Penelitian ini membahas integrasi antara konsep Tazkiyatun Nafs dalam Islam dengan teori moral Barat dalam konteks psikologi pendidikan akhlak. Topik ini dipilih karena adanya kesenjangan antara pendekatan spiritual Islam dan teori moral sekuler dalam pembentukan karakter peserta didik. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa penggabungan Tazkiyatun Nafs dengan teori moral Barat dapat menghasilkan model pendidikan akhlak yang lebih holistik, mencakup dimensi spiritual, kognitif, dan afektif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis deskriptif-komparatif terhadap literatur Islam klasik dan teori moral Barat (Kohlberg, Piaget, dan Gilligan). Hasil penelitian menunjukkan adanya titik temu pada aspek pengembangan kesadaran moral dan pengendalian diri. Integrasi ini penting karena memberikan dasar konseptual bagi pendidikan akhlak yang seimbang antara rasionalitas dan spiritualitas, sehingga relevan untuk diterapkan dalam sistem pendidikan modern.
Copyrights © 2025