Sari Pediatri
Vol 19, No 2 (2017)

Hubungan Jumlah Koloni Escherichia Coli dengan Derajat Dehidrasi pada Diare Akut

Felicia Halim (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/Rumah Sakit Prof. dr. R. D. Kandou, Manado)
Sarah M. Warouw (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/Rumah Sakit Prof. dr. R. D. Kandou, Manado)
Novie H. Rampengan (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/Rumah Sakit Prof. dr. R. D. Kandou, Manado)
Praevilia Salendu (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/Rumah Sakit Prof. dr. R. D. Kandou, Manado)



Article Info

Publish Date
27 Nov 2017

Abstract

Latar belakang. Escherichia coli (E. coli) penyebab kedua terbanyak diare setelah rotavirus. Diare E. coli sering disertai dengan dehidrasi yang berhubungan dengan morbiditas dan mortalitas anak.Tujuan. Mengetahui peran jumlah koloni E. coli terhadap beratnya derajat dehidrasi diare akut.Metode. Penelitian potong lintang dilakukan di RSUP Manado. Subyek umur 7 bulan-13 tahun dengan diare akut, dinilai derajat dehidrasi, dilakukan kultur tinja dan hitung jumlah koloni. Perbandingan jumlah koloni dan derajat dehidrasi dilakukan uji korelasi Gamma (p<0,05). Hasil. Terdapat 50% Escherichia coli dari 50 anak diare akut. Dehidrasi berat (2/25 anak), dehidrasi ringan sedang (13/25 anak) jumlah koloni >105 CFU dan tanpa dehidrasi (10/25 anak) jumlah koloni <105 CFU. Analisis korelasi Gamma menyatakan hubungan bermakna jumlah koloni dengan derajat dehidrasi (rG=0,870, nilai p=0,008).Kesimpulan. Jumlah koloni Escherichia coli berperan terhadap derajat dehidrasi diare akut.

Copyrights © 2017