Tujuan Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor kekambuhan pasien gangguan jiwa di RSKD Provinsi Maluku. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif Analtik memakai pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan oleh penulis adalah teknik Probability Sampling dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Chi-Square diperoleh hasil p-value sebesar 0,049 dengan taraf signifikan < 0,05. Nilai p-value (0,049) lebih kecil dari nilai α (0,05) sehingga Ha diterima dan H0 di tolak, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga terhadap kekambuhan pasien gangguan jiwa. Berdasarkan uji statistik Chi-Square diperoleh hasil p-value sebesar 0,292 dengan taraf signifikan < 0,05. Nilai p-value (0,292) lebih kecil dari nilai α (0,05) sehingga Ha diterima dan H0 di tolak, terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan klien minum obat terhadap kekambuhan pasien gangguan jiwa. Berdasarkan uji statistik Chi-Square diperoleh hasil p-value sebesar 0,292 dengan taraf signifikan < 0,05. Nilai p-value (0,292) lebih kecil dari nilai α (0,05) sehingga Ha diterima dan H0 di tolak, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan lingkungan sekitar terhadap kekambuhan pasien gangguan jiwa.
Copyrights © 2025