Tingkat turnover intention karyawan yang tinggi dapat mengakibatkan organisasi menjadi tidak efektif karena perusahaan kehilangan karyawan yang berpengalaman dan perlu melatih kembali karyawan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap turnover intention pada PT Sarimelati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan program SPSS 25 for window untuk menganalisis regresi linier berganda. Jumlah responden sebanyak 42 orang karyawan dengan teknik sampling sensus. Hasil penelitian menunjukan beban kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, lingkungan kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, beban kerja dan lingkungan kerja secara bersama- sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap turnover intention.
Copyrights © 2024