Kesulitan belajar merupakan salah satu tantangan yang kerap dihadapi santri dalam proses pendidikan, baik pada aspek akademik maupun pembinaan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesulitan belajar yang dialami santri serta strategi yang diterapkan oleh Pondok Pesantren Nurus Salam 1 Sumber Gunung dalam mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar santri meliputi rendahnya kemampuan memahami materi, kesulitan menghafal, serta hambatan psikologis seperti kurang percaya diri. Untuk mengatasi hal tersebut, pesantren menerapkan strategi seperti bimbingan belajar tambahan, metode talaqqi dan takrir, pendampingan mentor sebaya, dan pembinaan spiritual. Selain itu, pesantren juga menanamkan nilai toleransi terhadap santri yang mengalami kesulitan belajar melalui pendekatan kultural dan religius. Keseluruhan strategi ini menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan santri secara menyeluruh, baik secara akademik maupun emosional.
Copyrights © 2025