Indonesia merupakan salah satu produsen karet alam terbesar di dunia, namun kinerjanya di pasar ekspor masih dipengaruhi berbagai dinamika global dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ekspor karet Indonesia periode 2001–2022 dengan menggunakan model Error Correction Model (ECM). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Perdagangan dan Asosiasi Karet Indonesia. Analisis dilakukan melalui tahapan uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), uji kointegrasi Engle-Granger serta estimasi model jangka panjang dan jangka pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, variabel produksi karet dan luas lahan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor karet Indonesia, sedangkan harga karet internasional tidak berpengaruh signifikan. Pada jangka pendek, seluruh variabel independen tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ekspor karet. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja ekspor karet Indonesia lebih sensitif terhadap variabel struktural seperti kapasitas produksi dan ketersediaan lahan dibandingkan fluktuasi harga global dalam horizon waktu yang singkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan produktivitas, kualitas dan daya saing komoditas karet dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026