cover
Contact Name
Edgar Octoyuda
Contact Email
editorjurnal@satyaterrabhinneka.ac.id
Phone
+6282388102090
Journal Mail Official
Journalasa@satyaterrabhinneka.ac.id
Editorial Address
Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Satya Terra Bhinneka Jl. Sunggal Gg. Bakul Jalan Tengku Amir Hamzah Pekan I, Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20128
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
ASA: Journal ofAgribusiness and Sustainable Agriculture
ISSN : -     EISSN : 3109029X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Merupakan jurnal ilmu agribisnis yang menyajikan artikel mengenai hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan sosial ekonomi pertanian, agribisnis, kelembagaan agribisnis, pemberdayaan masyarakat agribisnis, sosiologi agribisnis, isu isu Pembangunan pertanian berkelanjutan serta bidang-bidang yang relevan. Jurnal of ASA (Agribusiness and Sustainable Agriculture) dipublikasikan oleh Program studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan diterbitkan setiap 1 tahun dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 10 Documents
Impact of CPO Export Ban Policy on Cooking Oil Market Integration in Indonesia Asrilis Boy Saban
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 1 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze the impact of the CPO export ban policy on price movements and the integration of the cooking oil market in Indonesia. The data used is secondary data. Data sourced from PIHPS Indonesia. The data were analyzed using a univariate approach and the Johansen Cointegration Test approach. The analysis results show that the price of cooking oil has fluctuated in the movement for the period before the policy. At the same time, the period after the policy indicates a stable price movement for each market level. The results of the Johansen Cointegration Test show, that there is an integrated market relationship period before the policy. Meanwhile, the period after the policy shows a relationship that is not well integrated between markets. It is concluded that the impact of the CPO export ban policy has a significant effect on the movement of cooking oil prices in Indonesia. Still, the policy does not have a significanteffect on the decline in cooking oil prices between markets. Then the policy has no impact on market integration. This means that Indonesia's CPO export ban policy is not effective against the integration of the cooking oil market in Indonesia.
Strategi Pengembangan Produk Pertanian Indonesia Menghadapi Hambatan Non-Tarif Perdagangan Internasional Ninda Novita
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 1 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian merupakan kekuatan utama dalam menentukan pembangunan nasional Indonesia. Bahkan sektor pertanian berkontribusi besar dalam perdagangan internasional, oleh sebab itu dibutuhkan pemberdayaan pada sektor pertanian Indonesia agar produk pertanian yang dihasilkan dapat mengimbangi produk impor dan ekspor. Indonesia mengalami cukup banyak hambatan dalam melakukan kerjasama antar negara, yang paling berdampak terhadap sektor pertanian adalah hambatan non-tarif. Oleh karena itu, fokus penelitian ini diperluas terhadap bagaimana strategi pengembangan produk pertanian dalam menghadapi hambatan non-tarif pada perdagangan internasional. Metode penelitian menggunakan analisis gravity model dan deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan hambatan non-tarif tidak berpengaruh signifikan terhadap total ekspor. Namun hambatan non-tarif berdampak empat kali lipat terhadap sektor pertanian. Sehingga dibutuhkan nilai tambah terhadap produk ekspor dan pemberdayaan petani menjadi level eksportir dengan mengenalkan prinsip ilmiah, penilaian resiko jangka panjang, batas toleransi residu, mendorong sertifikasi internasional berkelanjutan, serta regulasi dalam mendukung administrasi produk ekspor serta akses informasi peluang produk ekspor.
Penerapan Ekonomi Hijau sebagai Solusi untuk Mencapai Keadilan Sosial dan Ekonomi Pertanian Asifa; Nurjana; Lusiana
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 1 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian memiliki kontribusi penting dalam perekonomian Indonesia. Timbulnya berbagai permasalahan seperti rendahnya kesejahteraan petani, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim menjadi alasan pemerintah melakukan upaya transisi pertanian konvensional menjadi pertanian ekonomi hijau. Sistem ekonomi hijau merupakan konsep yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan. Penerapan ekonomi hijau dalam pertanian juga mendorong peningkatan pendapatan petani sehingga tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan ekonomi hijau dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta tantangan yang dihadapi petani dalam penerapannya. Adapun kebaruan dari penelitian ini yakni berfokus kepada aspek sosial dan ekonomi petani sebagai pelaku utama di sektor pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan analisis literatur review. Hasilnya menunjukkan bahwa praktik ekonomi hijau seperti sistem pertanian organik dan pengelolaan sumberdaya yang e1sien, berpotensi meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani sekaligus mengatasi permasalahan lingkungan. Namun dalam penerapannya masih banyak tantangan yang dihadapi petani. Penerapan konsep ekonomi hijau berkontribusi untuk memahami bagaimana menciptakan sistem pertanian yang adil dan berkelanjutan, serta memberikan kerangka kerja untuk pengembangan dan praktik kebijakan pemerintah di masa depan.
Sustainable Agriculture in The Tobacco Industry: Future Trends and Challenges Susanna Hartanto
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 1 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction/Main Objectives: Sustainable agricultural practices are crucial for tobacco production because they reduce environmental damage, support moral farming, and guarantee financial stability. Background Problems: In every stage of the tobacco life cycle from cultivation, production, distribution, consumption to post-consumption, tobacco poisons the environment and causes extensive harm. Novelty: Research about the tobacco industry's future trends and challenges in sustainability is still rare. Research Methods: The research looks at future trends and challenges in sustainable tobacco practices. The literature review was done in order to accomplish the research. Finding/Results: In order to overcome these obstacles and create a more sustainable model for tobacco production, it is imperative that innovative and sustainable farming methods be implemented, along with fair labor efforts and farmer support during the transition. Conclusion: A sustainable future for agriculture that benefits present and future generations requires striking a balance between economic interests and environmental, social, and cultural factors, as well as implementing regenerative agriculture.
Sinergi Multipihak (Quadruple Helix) Dalam Membangun Entrepreneur Network Pada Kedai Minum Kopi Kota Medan Julia Mardalisa; Hendris Syah Putra; Yohana Valentina Sianturi; Adelia Tamara
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 1 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Quadruple Helix adalah sebuah model pengembangan dari triple helix dengan menambahkan integrasi komunitas. Penelitian ini berfokus pada pengembangan jaringan wirausaha bagi sebuah bidang usaha koperasi petani, yaitu Kedai Minum Kopi Medan. Penelitian ini mengisi celah dalam studi terdahulu yang masih jarang menyoroti bagaimana model pengembangan quadruple helix pada bidang usaha koperasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian ini meliputi perlunya integrasi dari berbagai pihak seperti pemerintah, perguruan tinggi, pihak swasta atau media dan komunitas itu sendiri yaitu KPI Medan.
Kajian Literature Review Pemasaran Komoditas Kedelai di Indonesia Putra Irwandi; Mia Wananda Varwasih; Muhammad Yusuf Ibrahim
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas strategis dalam penyediaan pangan, sumber makanan pokok manusia dan ternak, bahan baku industri selain padi dan jagung. Namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa pemasaran komoditas kedelai masih sangat panjang, rantai pemasaran yang tidak efektif, dan kondisi impor kedelai yang tidak optimal menjadi kendala tersendiri. Penelitian ini akan mengkaji secara detail terkait dengan pemasaran komoditas kedelai di Indonesia khususnya berkaitan erat dengan saluran pemasaran, aktor pemasaran, dan hambatan pemasaran kedelai di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pengumpulan data sekunder dari artikel relevan dengan rentang tahun 2019-2024 dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan ragam saluran distribusi yang melibatkan petani, pengepul, pedagang besar, koperasi, agen, hingga industri pengolahan yang menyebabkan tidak efektifnya rantai pemasaran kedelai di Indonesia. Tidak hanya itu, panjangnya rantai nilai, lemahnya posisi tawar petani, serta marjin pemasaran yang tidak proporsional menjadi hambatan yang dirasakan oleh petani. Diharapkan perlunya regulasi dan kebijakan pemerintah dalam upaya optimalisasi pemasaran komoditas kedelai di Indonesia
Penerapan Model ECM: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Karet Tahun 2001-2022: Penerapan Model ECM: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Karet Tahun 2001-2022 Dian Karolin Nipu
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen karet alam terbesar di dunia, namun kinerjanya di pasar ekspor masih dipengaruhi berbagai dinamika global dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ekspor karet Indonesia periode 2001–2022 dengan menggunakan model Error Correction Model (ECM). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Perdagangan dan Asosiasi Karet Indonesia. Analisis dilakukan melalui tahapan uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), uji kointegrasi Engle-Granger serta estimasi model jangka panjang dan jangka pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, variabel produksi karet dan luas lahan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor karet Indonesia, sedangkan harga karet internasional tidak berpengaruh signifikan. Pada jangka pendek, seluruh variabel independen tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ekspor karet. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja ekspor karet Indonesia lebih sensitif terhadap variabel struktural seperti kapasitas produksi dan ketersediaan lahan dibandingkan fluktuasi harga global dalam horizon waktu yang singkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan produktivitas, kualitas dan daya saing komoditas karet dalam jangka panjang.
Mediation of Green Purchase Behavior in the Influence of Product Quality and Environmental Knowledge on Green Consumer Satisfaction in Agribusiness Marketing Taufiq Hidayat
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines how product quality and environmental knowledge shape green purchase behavior and subsequently impact green consumer satisfaction within the context of digital marketing for environmentally friendly agricultural products in Indonesia. Despite growing environmental awareness, this awareness does not always translate into green purchasing decisions. Doubts about the quality of green products and limited consumer knowledge often influence purchasing choices and post-consumption satisfaction. The novelty of this study lies in the integration of pre-purchase factors, purchase behavior, and consumer satisfaction within the context of green agricultural products marketed through digital platforms, a domain still rarely explored in developing countries. A quantitative approach was employed, surveying 350 young digital consumers. Data were analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) to evaluate direct and mediating effects. Product quality and environmental knowledge positively influence green purchase behavior, which mediates and strengthens green consumer satisfaction. Enhancing product credibility and environmental literacy is crucial to promoting sustainable consumption and accelerating the adoption of the green market in Indonesia.
Integrasi  Pasar Spasial Harga Bawang Merah di Sumatera Utara Zikra Fernando; Zhena Nofhatiaz Zahra
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya fluktuasi harga bawang merah di Provinsi Sumatera Utara yang sering menimbulkan perbedaan harga antar wilayah, terutama antara sentra produksi dan pasar konsumen. Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi masalah dalam integrasi pasar dan efisiensi transmisi harga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi spasial harga bawang merah di Provinsi Sumatera Utara dengan fokus pada hubungan harga antara sentra produksi utama di Kabupaten Karo dan pasar konsumen di Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kota Sibolga, serta Kabupaten Nias Utara. Data harga bawang merah bersumber dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok SP2KP Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Autoregressive Distributed Lag atau ARDL untuk menguji keterkaitan harga jangka panjang dan dinamika penyesuaian jangka pendek antar wilayah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pasar bawang merah di Sumatera Utara telah terintegrasi secara spasial yang ditandai oleh adanya hubungan jangka panjang antar pasar. Kabupaten Karo berperan sebagai sumber pasokan utama, sedangkan Kota Medan dan Kota Pematang Siantar berfungsi sebagai pasar penggerak harga. Kota Sibolga dan Kabupaten Nias Utara cenderung menjadi pasar pengikut dengan respons harga yang lebih terbatas. Transmisi harga jangka pendek bersifat tidak simetris akibat perbedaan struktur pasar, kelancaran distribusi, dan hambatan geografis, sehingga kekuatan integrasi antar wilayah belum sepenuhnya merata.
Strategi Adaptif Petani Kelapa Sawit dalam Menghadapi Transisi Ekonomi Hijau: Perspektif Agribisnis di Kabupaten Mamuju Tengah: - fakry Husaeni; Asriani; Aziza Noor Sheha Arfah
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transisi menuju ekonomi hijau menuntut sektor pertanian, termasuk subsektor kelapa sawit, untuk menerapkan praktik produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.  Petani kelapa sawit rakyat sebagai aktor utama menghadapi berbagai tantangan dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan tersebut, baik dari aspek teknis, ekonomi, maupun kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptif petani kelapa sawit dalam menghadapi transisi ekonomi hijau di Kabupaten Mamuju Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap petani sawit rakyat dan pemangku kepentingan terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menerapkan berbagai strategi adaptif, untuk menghadapi transisi ekonomi hijau, meliputi Penerapan Praktik Pertanian Berkelanjutan (GAP), Peremajaan dan Peningkatan Produktivitas, Sertifikasi dan Akses Pasar, Agroforestri dan Diversifikas serta penguatan kelembagaan, Strategi tersebut dipengaruhi oleh faktor akses informasi, dukungan pemerintah, kondisi pasar, dan modal sosial. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan penguatan kapasitas petani sawit rakyat dalam mendukung keberhasilan transisi ekonomi hijau di daerah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10