Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tentang pengawasan kelaikan kapal perikanan dengan melihat aspek kelengkapan dokumen dalam penerbitan SPB di PPI Amagarapati; kinerja petugas/syahbandar dalam penerbitan Surat Persetujuan Berlayar bagi kapal perikanan di PPI Amagarapati, dan strategi optimasi dalam pengembangan organisasi Kesyahbandaran Perikanan di PPI Amagarapati. Penelitian telah dilakukan selama 4 bulan dalam program MBKM, sejak 7 Agustus 2023 sampai 7 Desember 2023. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Analisis dengan menggunakan analisis Srengths, Weakness, Opportunities, dan Threats (SWOT) kemudian analisis Skor Faktor Internal (IFAS) dan Faktor Eksternal (EFAS) dan Penentuan Nilai Koordinat atau Kuadran SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian kelaiklautan kapal perikanan dalam rangka penerbitan SPB di PPI Amagarapati dilakukan secara manual dan online menggunakan aplikasi Teman SPB. Kelemahan teknis yang ditemukan yaitu tidak dilakukannya pengecekan fisik kapal perikanan, dengan solusi memaksimalkan ketelitian dalam pemeriksaan dokumen. Kinerja operasional Kesyahbandaran di PPI Amagarapati berdasarkan Permen-KP nomor 3/2013, dari 18 tugas dan wewenang syahbandar terdapat 13 tugas dan wewenang yang sudah berjalan dan 5 yang belum berjalan, dengan nilai 72% yang berada dalam selang antara cukup baik dan baik. Kesyahbandaran PPI Amagarapati saat ini berada pada kuadran I, dengan strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy).
Copyrights © 2023