AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Vol 7 No 2 (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan

ANALISIS PADAT TEBAR BERBEDA TERHADAP PRODUKTIVITAS UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIBUDIDAYAKAN PADA TAMBAK INTENSIF DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU TAKALAR, SULAWESI SELATAN

Maria Imaculata Rume (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, Jln. Kesehatan Nomor 3 Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.)
Yohanes Krismasno (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, Jln. Kesehatan Nomor 3 Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.)
Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, Jln. Kesehatan Nomor 3 Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2025

Abstract

Salah satu komoditas perikanan unggulan Indonesia adalah udang vaname dengan target produksi 1,829 juta ton di tahun 2023. Faktor penting dalam peningkatan produksi udang vaname adalah monitoring pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup. Tujuan penelitian, untuk mengetahui produktivitas udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dibudidayakan dengan padat tebar berbeda di Tambak Intensif Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan selama DOC 80 dengan kepadatan Petak A 315 ekor/m2, Petak B 315 ekor/m2, Petak C 216 ekor/m2 dan Petak D 216 ekor/m2. Pengambilan data pertumbuhan dilakukan setiap 7 hari sekali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tiga analisis data meliputi laju pertumbuhan harian, perhitungan populasi dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan kelangsungan hidup pada padat tebar 216 ekor/m2 lebih baik dibandingkan dengan padat tebar 315 ekor/m2. Hal ini dikarenakan padat tebar 216 ekor/m2 memiliki tingkat kepadatan lebih rendah yang memungkinkan udang mendapatkan pakan secara optimal. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya padat penebaran dan pengelolaan kualitas air yang baik selama masa pemeliharaan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aquanipa

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Earth & Planetary Sciences Engineering Environmental Science Social Sciences

Description

AQUANIPA-Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pengembangan Perikanan Berkelanjutan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, dan sebagai sarana publikasi hasil ...