Yohanes Krismasno
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, Jln. Kesehatan Nomor 3 Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PADAT TEBAR BERBEDA TERHADAP PRODUKTIVITAS UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIBUDIDAYAKAN PADA TAMBAK INTENSIF DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU TAKALAR, SULAWESI SELATAN Maria Imaculata Rume; Yohanes Krismasno; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 2 (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komoditas perikanan unggulan Indonesia adalah udang vaname dengan target produksi 1,829 juta ton di tahun 2023. Faktor penting dalam peningkatan produksi udang vaname adalah monitoring pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup. Tujuan penelitian, untuk mengetahui produktivitas udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dibudidayakan dengan padat tebar berbeda di Tambak Intensif Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan selama DOC 80 dengan kepadatan Petak A 315 ekor/m2, Petak B 315 ekor/m2, Petak C 216 ekor/m2 dan Petak D 216 ekor/m2. Pengambilan data pertumbuhan dilakukan setiap 7 hari sekali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tiga analisis data meliputi laju pertumbuhan harian, perhitungan populasi dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan kelangsungan hidup pada padat tebar 216 ekor/m2 lebih baik dibandingkan dengan padat tebar 315 ekor/m2. Hal ini dikarenakan padat tebar 216 ekor/m2 memiliki tingkat kepadatan lebih rendah yang memungkinkan udang mendapatkan pakan secara optimal. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya padat penebaran dan pengelolaan kualitas air yang baik selama masa pemeliharaan.