Proyek penguatan profil mahasiswa Pancasila baru-baru ini menjadi isu terkini dalam penelitian. Proyek penguatan profil mahasiswa Pancasila tidak dapat dilepaskan dari implementasi kurikulum belajar mandiri yang baru-baru ini diterapkan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proyek penguatan profil siswa Pancasila dalam kurikulum pembelajaran mandiri di SMA Negeri 1 Sangatta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan proyek penguatan profil siswa Pancasila dilakukan melalui analisis kebutuhan, perumusan tujuan, penyediaan peralatan, pelibatan pemangku kepentingan, dan pelatihan guru. sedangkan implementasi melalui tiga model, yaitu: intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Dalam prosesnya, tiga dari enam dimensi yang ada diterapkan, yaitu: ketaqwaan, kemandirian, dan gotong royong. Evaluasi dilakukan melalui pertemuan rutin “ngobrol santai” yang dikenal dengan nama Komunitas Belajar Guru dan Staf. Evaluasi lain yang dilakukan adalah evaluasi melalui penilaian akhir semester.
Copyrights © 2025