Pasca pandemi Covid-19, perpustakaan memiliki tugas berat dalam upaya peningkatan kunjungan fisik pemustaka. Salah satu penyebabnya ialah adanya pergeseran budaya akses informasi dari cetak ke digital. Kondisi ini menyebabkan turunnya angka kunjungan onsite di perpustakaan, tidak terkecuali UIN Sunan Ampel Surabaya. Salah satu strategi yang dilakukan perpustakaan adalah melalui inovasi penyediaan layanan, seperti koleksi corner. Tujuan peneltian untuk mengetahui tingkat motivasi berkunjung pemustaka di Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya berdasarkan teori ERG (Existence, Relatedness, Growth) Clayton Alderfer. Instrumen yang digunakan adalah kemudahan akses wifi, koleksi yang relevan, fasilitas lengkap, tempat nyaman untuk berkegiatan, diskusi, penyelesaian tugas akademik, dan sumber inspirasi. Metode penelitian menggunakan decision tree melalui aplikasi RapiMiner untuk menentukan aturan atau rule motivasi pemustaka. Hasil analisis penelitian menggunakan Decision Tree menunjukkan tingkat akurasi pada angka 98%. Sedangkan untuk tingkat motivasi berkunjung pemustaka di Layanan Koleksi Corner Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya menciptakan tiga rule dalam tiga kategori, yakni cukup, tinggi, dan sangat tinggi. Rule pertama, jika Layanan Koleksi Corner memenuhi kebutuhan pemustaka sebagai tempat yang nyaman untuk penyelesaian tugas akademik dan memiliki fasilitas lengkap maka motivasi berkategori cukup. Kedua, jika ekspektasi kebutuhan sebagai tempat penyelesaian tugas akademik, adanya fasilitas lengkap, dan koleksi relevan dapat dipenuhi oleh layanan, maka berdampak pada motivasi tinggi. Ketiga, jika layanan koleksi corner memiliki spesifikasi sebagai tempat penyelesaian tugas akademik, adanya dukungan fasilitas lengkap, kemudahan akses wifi, dan dilengkapi koleksi relevan maka motivasi berkategori sangat tinggi.
Copyrights © 2025