cover
Contact Name
M. Furqon Adli
Contact Email
furqon.adli@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maktabah@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Maktabah Jurnal kajian Ilmu dan Perpustakaan
ISSN : 25029355     EISSN : 26572346     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/mkt
Core Subject : Science,
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Library and Librarianship Studies Archive and Documentations Information Literacy Technology and System Information Information and Communication Manuscript and Philologi
Articles 129 Documents
Penggunaan Mendeley Untuk Peningkatan Literasi Digital Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Uin Fatmawati Sukarno Bengkulu Falahun Ni'am
AL Maktabah Vol 8, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i1.2531

Abstract

Literasi digital merupakan hal yang tak bisa dihindari dalam penulisan sebuah artikel ataupun karya ilmiah. Literasi digital mulai mengganti literasi manual yang selama ini dipakai oleh para akademisi dalam menulis sebuah karya tulis ilmiah. Migrasi literasi manual menuju literasi digital dari tahun ke tahun semakin mutlak dibutuhkan. Salah satu aplikasi referensi manager yang dapat digunakan adalah mendeley. Aplikasi Mendeley memberi kemudahan bagi penggunanya dalam mencantumkan referensi digital, akan tetapi aplikasi Mendeley cenderung hanya mendukung penulisan latin, sedangkan untuk penulisan Arab masih terdapat beberapa kendala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian field research. Penelitian ini menggunakan prosedur riset dengan memanfaatkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari para informan antaralain mahasiswa pba UIN FAS Bengkulu pada tahun 2021/2022, pelaku yang dapat diamati yaitu pihak perpustakaan UIN FAS Bengkulu, dan stakeholder lainnya. Penggunaan Mendeley mempunyai kontribusi yang positif dalam perkembangan iklim menulis bagi mahasiswa, akan tetapi masih ada beberapa kendala yang ditemui pada saat mahasiswa mempraktikkan apa yang telah diperoleh dari pelatihan yang diterapkan pada karya ilmiah berbahasa Arab. Kendala tersebut berasal dari manajemen referensi Mendeley yang tidak begitu kompatibel dengan aksara/ huruf Arab dan angka-angka Arab.
MANAJEMEN PERPUSTAKAAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK DI MAN 01 KOTA BENGKULU Eza Fitria Yudiari
AL Maktabah Vol 4, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v4i1.2040

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya minat dan keinginan peserta didik akan budaya membaca. Peserta didik juga kurang memahami tentang perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi manajemen perpustakaan di MAN 01 Kota Bengkulu untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh petugas perpustakaan dan sepuluh orang peserta didik yang terdiri dari 4 orang kelas XII, 3 orang kelas XI, dan 3 orang kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen perpustakaan di MAN 01 Kota Bengkulu sudah berjalan sesuai dengan Sistem Perpustakaan Nasional, tetapi perlu dilakukan evaluasi untuk meminimalisir kekurangan yang terjadi di lapangan. dari aspek perencanaan, perpustakaan telah merencanakan kegiatan dalam penyelenggaraan perpustakaan yang meliputi pengadaan bahan koleksi, anggaran dan sumber daya manusia. Dari aspek pengorganisasian, perpustakaan sudah membuat struktur organisasi dengan baik, sehingga dapat memperlancar kinerja perpustakaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Dari aspek penggerakkan dalam manajemen perpustakaan meliputi pelayanan dan penyediaan sarana prasarana. Dari aspek pengawasan, perpustakaan melakukan pengawasan rutin setelah selesai melaksanakan program kerja. Aspek evaluasi dalam manajemen perpustakaan ditempuh untuk mengetahui sejauh mana penyelenggaraan program kerja tercapai dan pastinya untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi.
INNOVATION LIBRARIAN AS A AGENT OF CHANGE IN DEVELOPING LIBRARY IN ERA INFORMATION Syahril Syahril
AL Maktabah Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v4i2.4041

Abstract

Permasalahan dalam penulisan ini yaitu apa saja inovasi pustakawan sebagai agen perubahan dalam mengembangkan perpustakaan di era informasi.Tujuan penulisan ini untuk memaparkan konsep inovasi yang dilakukan oleh pustakawan dalam menghadapi era informasi. Hasil penulisan ini disimpulkan bahwa pustakawan sebagai agen perubahan harus berinovasi di era informasi dan harus mempunyai ide dalam mengembangkan perpustakaan agar memiliki sesuatu yang baru dalam melayani pemustaka.Inovasi pustakawan sebagai agen perubahan dalam mengembangkan perpustakaan di era informasi dengan berinovasi melalui layanan kreatif, inovasi layanan pemustaka, inovasi penataan ruang, daninovasi pembelajaran yang kolaboratif dan inspiratif dan harus mempunyai ide dalam berinovasi agar memiliki sesuatu yang baru dalam melayani pemustaka. Sebagai agen perubahan pustakawan harus unggul dalam memberikan pendampingan, melayani, dan memberikan konsultasi informasi dan pengetahuankepada pemustaka. Pustakawan dalam mengemas informasi dengan cara meningkatkan kompetensi pustakawan. Karena dengan keterampilan dan kepiawaian seorang pustakawan sangat diperlukan untuk memberikan layanan prima kepada para pemustaka dalam menyediakan informasi. Pustakawan masa kini harus mampu menjadi agen perubahan dan fasilitator dalam sebuah lembaga. Pustakawan masa kini dituntut agar bisa menguasai teknologi dan informasi, yang dapat mempermudah akses jaringan, berperan sebagai pendidik yang diharapkan dapat melatih pemustaka jika kesulitan dalam penggunaan perpustakaan. Kompetensi pustakawan harus mengikuti arus perkembangan globalisasi.
Redesain Layanan Bebas Pinjam Selama Masa Pandemi Covid-19 di Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya Hary Supriyanto
AL Maktabah Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v5i2.2522

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui redesain layanan bebas pinjam dan perbedaannya dengan layanan bebas pinjam konvensional yang ada di Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya dikarenakan pandemic Covid-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus, yakni memahami dan meneliti fenomena tertentu yang terjadi secara mendalam didasarkan pada data-data yang terkumpul untuk selanjutnya dilakukan pengolahan dan analisa agar diperoleh pemecahannya. Hasil analisa menyimpulkan bahwa redesain layanan bebas pinjam adalah perubahan prosedur dari konvensional ke online. Ada dua hal yang membedakan keduanya, yakni (1) prosedur layanan yang biasanya manual dengan kunjungan langsung di gedung perpustakaan digantikan dengan pemanfaatan media sosial dan (2) jumlah file upload yang semakin banyak pada layanan bebas pinjam online. Untuk perbedaan layanan antara bebas pinjam konvensional dan online, ditemukan setidaknya tujuh hal yakni prosedur pelunasan tunggakan pinjaman buku, prosedur pelunasan hutang dan administrasi lainnya, file upload mandiri, proses verifikasi, penerbitan Surat keterangan bebas pinjam, prosedur layanan, dan waktu layanan.
Peran Perpustakaan dalam Menyediakan Layanan Aksesibilitas Bagi Mahasiswa Berkebutuhan Khusus di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ni Ketut Ayu Nirmala Dewi; Nina Mariani Noor
AL Maktabah Vol 10, No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v10i2.7655

Abstract

Penelitian ini mengulas peran strategis perpustakaan perguruan tinggi dalam menyediakan layanan aksesibilitas bagi mahasiswa berkebutuhan khusus, dengan fokus pada Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tinjauan literatur yang berfokus pada pengumpulan, analisis, dan sintesis data dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dari basis data akademik seperti google schoolar. Kemudian literatur yang telah dikumpulkan disaring menggunakan metode PRISMA. Melalui pendekatan tinjauan literatur, penelitian ini mengeksplorasi upaya perpustakaan dalam mendukung pendidikan inklusi melalui pengembangan infrastruktur fisik, penerapan teknologi asistif, dan pelatihan pustakawan. Fasilitas seperti Difabel Corner, digital talking books, dan perangkat lunak seperti JAWS telah diimplementasikan untuk mempermudah akses informasi bagi pemustaka difabel. Selain itu, layanan berbasis teknologi, seperti katalog online (OPAC) dengan fitur khusus, menunjukkan komitmen perpustakaan terhadap inklusivitas. Penelitian ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi selama penelitian, termasuk keterbatasan fasilitas, kurangnya pelibatan mahasiswa difabel dalam evaluasi layanan, serta kebutuhan peningkatan kompetensi pustakawan. Strategi kolaboratif dengan komunitas difabel dan institusi eksternal menjadi kunci dalam mengatasi hambatan tersebut. Hasil analisis menunjukkan pentingnya integrasi pendekatan inovatif dalam desain layanan, pemanfaatan teknologi modern, dan penguatan kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan perpustakaan yang lebih inklusif. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan agar dapat mendukung keberhasilan akademik mahasiswa difabel dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih setara bagi semua pemustaka.
PERANAN PERPUSTAKAAN DALAM MENUNJANG TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI Ahmad Irfan; Silih si Fitria
AL Maktabah Vol 3, No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v3i2.1372

Abstract

Perpustakaan perguruan tinggi sangat  diutamakan informasi muktakhir dan  aktual sebagai  sumber  referensi bagi sivitas akademika  dalam  kegiatan tri dharma  perguruan tinggi, untuk itu penerapan teknologi informasi pada  per- pustakaan perguruan tinggi adalah  kebutuhan mutlak dan  menjadi  prioritas utama  layanan  terutama  difokuskan pada  teknologi yang memberikan  kesempatan kepada  pemustaka  untuk memperoleh informasi lebih luas, cepat, tepat,  dan  up  to date,  misalkan  melalui fasilitas Internet,  Database  Online,  Media penelusuran informasi bebas waktu dan tempat, dan sebagainya. Di lingkungan akademik perpustakaan mempunyai kedudukan dan peran yang sangat vital untuk meningkatkan  mutu suatu perguruan tinggi. Oleh karena itu perpustakaan sering disebut sebagai jantung dari suatu perguruan tinggi. Jika jantung perguruan tinggi ini sehat, maka dia akan dapat  mengalirkan dan mendistribusikan  darah  (yang diibaratkan  sebagai  ilmu pengetahuan) ke seluruh tubuh  perguruan tinggi tersebut. Karena itu tugas kita bersama,  termasuk dosen dan pimpinan  universitas, untuk selalu memperbaiki  kinerja perpus- takaan  ini sehingga perpustakaan kita bisa sehat dan bisa menjalankan fungsinya dengan  baik
Federated Search in Libraries: An Overview in Academic Libraries Dwi Fajar Saputra; Zayyin Abdul Quddus; Putra Pertama Budianto; Bintang Mahaputra Nararya Rabbani
AL Maktabah Vol 9, No 1 (2024): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v9i1.3559

Abstract

One essential piece of technology that simplifies the process of finding information across a variety of databases and sources in academic libraries is federated search systems. By using a single query interface, these systems, also known as meta-search engines, allow users to simultaneously search through a variety of resources, such as databases, books, and electronic journals. By combining results from several publishers and platforms into a single format, this feature greatly improves the efficacy and efficiency of academic research while also saving time and streamlining user interactions. An overview of federated search technology is given in this study, with particular attention on how it might be integrated into academic libraries. It talks about how these systems have developed, the technological difficulties they provide, and the advantages they have for educational institutions. The research also looks at case studies from different university libraries to showcase effective implementations. It also discusses the possibility for federated search systems in the future, including the incorporation of machine learning and artificial intelligence to enhance and customize search results. The purpose of this overview is to highlight the value of federated search engines in improving the usability and accessibility of scholarly materials, therefore assisting academic institutions in their larger endeavors to promote research and learning.
Reformasi Birokrasi Layanan Bebas Pustaka di Perpustakaan Universitas Bengkulu Nanik Rahmawati
AL Maktabah Vol 7, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v7i2.2764

Abstract

Rencana Reformasi birokrasi layanan perpustakaan bertujuan menjawab kebutuhan pemustaka. Hal ini dilakukan karena dengan melihat kondisi pengelolaan manajemen pepustakaan khususnya bebas pustaka di Universitas Bengkulu perlu penanganan lebih baik agar pelayanannya dapat berkelanjutan serta untuk memenuhi kebijakan pimpinan terhadap peningkatan layanan yang lebih profesional serta mandiri. Sejalan dengan tuntutan organisasi modern yang responsif serta tangkas terhadap perubahan. Rencara reformasi birokrasi layanan bebas pustaka ini dilakukan melalui tiga tahab, yaitu; jangka pendek, menengah dan panjang. Jangka pendek direncanakan dalam dua buan pengerjaan, jangka menegah dilakukan dalam jangka satu semester atau enam bulan dan jangka panjang dilakukan selama lima tahun kedepan. Dalam tiap tahapan akan dilakukan evaluasi serta perbaikan sebagai upaya memberikan layanan yang prima bagi civitas akademika Universitas Bengkulu.
TRANSFORMASI PUSTAKAWAN DAN PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL Meri Susanti R
AL Maktabah Vol 3, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v3i1.1222

Abstract

Pustakawan masa  kini harus mampu menjadi  fasilitator yang dapat mempermudah akses jaringan,  berperan sebagai  pendidik yang  diharapkan dapat melatih  pemustaka jika kesulitan  dalam  penggunaan internet:  alat,  mesin  pencari,  database online, katalog,  jurnal elektronik;  penggunaan instruksi berbasis  web dan  tutorial  online.  Pustakawan harus  mampu mengelola  dan merancang halaman web, berperan sebagai  manajer database, kolaborator, pembuat kebijakan  yang dapat mengembangkan atau  berpartisipasi dalam  pengembangan kebijakan  informasi untuk sebuah organisasi
Kesiapan Perpustakaan Desa Kerano Kuncoro Dalam Penerapan Sistem Otomasi Berbasis Senayan Library Management System (SLimMS) Lailatus Sa'diyah; Purwaka Purwaka
AL Maktabah Vol 6, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v6i2.2894

Abstract

Teknologi saat ini berkembang dengan pesat dan mempengaruhi aspek kehidupan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Perpustakaan desa sebagai salah satu sumber serta pengelola informasi bagi masyarakat dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi. Tujuan dari penerapan otomasi di perpustakaan adalah untuk mencapai kegiatan pengelolaan yang efektif dan efisien. Otomasi diharapkan dapat membantu pustakawan dalam menyelesaikan kegiatan administrasi menjadi lebih mudah dalam pengelolaan sehingga dapat memberikan layanan yang cepat dan tepat bagi pemakai perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala perpustakaan dan petugas perpustakaan desa Kerano Kuncoro. Teknik pengumpulan data menggunakan data wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan adalah dari 6 aspek untuk penerapan sistem otomasi berbasis SLiMS, hanya 2 aspek yang masih kurang siap yaitu dalam aspek sumber daya manusia dan aspek prosedur. Sedangkan 4 aspek lainnya siap yaitu aspek perangkat keras, aspek perangkat lunak, jaringan, data dan database.

Page 1 of 13 | Total Record : 129