Ritme magrib merupakan bagian penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat Donggo Bima yang menandai transisi dari aktivitas duniawi menuju kegiatan spiritual dan kekeluargaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana tradisi ritme magrib berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial dan sarana memperkuat ketahanan keluarga. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis nilai-nilai sosial, keagamaan, dan budaya yang terkandung dalam kebiasaan masyarakat Donggo Bima menjelang dan sesudah waktu magrib. Hasil kajian menunjukkan bahwa ritme magrib tidak hanya menjadi waktu ibadah, tetapi juga sistem sosial yang menata perilaku masyarakat, mempererat relasi keluarga, dan menumbuhkan nilai religius serta kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2025