Kabupaten Sleman mengalami pertumbuhan pesat yang didorong oleh lokasinya sebagai pusat pendidikan dan pariwisata, serta keterkaitannya dengan kota-kota besar di sekitarnya. Namun, pembangunan infrastruktur yang masif di wilayah ini berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sosial, dan budaya setempat. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan holistik dalam perencanaan prasarana publik yang mampu mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perencanaan prasarana publik di Kabupaten Sleman dengan pendekatan holistik, dengan fokus pada keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan pelestarian lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan mengumpulkan data sekunder dari BPS Kabupaten Sleman, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Lingkungan Hidup, serta wawancara dengan pejabat setempat dan aktifis lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sleman telah memberikan manfaat ekonomi namun disertai tantangan berupa dampak ekologis. Berdasarkan temuan ini, pendekatan holistik terbukti efektif dalam merancang kebijakan yang memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.
Copyrights © 2024