cover
Contact Name
Isa Mukti Widodo
Contact Email
jurnal.sleman@gmail.com
Phone
+6282242919374
Journal Mail Official
jurnal.sleman@gmail.com
Editorial Address
Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pangripta Sembada: Jurnal Perencanaan Pembangunan
ISSN : -     EISSN : 30903173     DOI : https://doi.org/10.64174/jps
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan adalah media penulisan artikel terkait perencanaan pembangunan yang dikelola oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sleman. Jurnal ini menerima naskah artikel penelitian dan hasil penelitian dari masyarakat umum, perguruan tinggi, lembaga, pemerintah, dan elemen lain dari berbagai bidang dengan tujuan untuk meningkatkan inovasi dan daya saing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
KONSERVASI ANGGREK MERAPI SECARA IN SITU MELALUI PROGRAM ADOPSI Sulistyono
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api paling aktif di dunia. Ekosistem hutan pegunungan di Gunung Merapi merupakan habitat yang cocok bagi kehidupan anggrek. Gunung Merapi diketahui memiliki keanekaragaman jenis anggrek yang tinggi. Namun aktivitas vulkaniknya yang tinggi menjadi ancaman bagi keberadaan anggrek di habitatnya. Upaya pelestarian anggrek secara in situ telah dilakukan melalui Program Adopsi Anggrek dengan cara menjaring dana dari donatur yang digunakan untuk kegiatan penanaman dan pemeliharaan anggrek Gunung Merapi di Dusun Turgo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan adopsi anggrek sebagai salah satu metode konservasi anggrek di Gunung Merapi secara in situ. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka untuk mendapatkan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan intepretasi dan analisis konten. Data yang diperoleh diinterpretasikan. Analisis konten dilakukan dengan cara membuat narasi hasil penelitian berdasarkan temuan yang diperoleh di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program adopsi menjadi sebuah model kegiatan konservasi anggrek secara in situ dan sebagai sarana edukasi pelestarian lingkungan kepada masyarakat.  
DINAMIKA KEMISKINAN DAN EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) Muhammad Lukman Hakim
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan daerah merupakan elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu indikator utama untuk menilai keberhasilan pembangunan adalah tingkat kemiskinan. Di Kabupaten Sleman, meskipun telah diterapkan berbagai program pemberdayaan dan kebijakan sosial, angka kemiskinan masih menunjukkan fluktuasi yang signifikan. Penurunan kemiskinan yang belum optimal menciptakan kesenjangan antara tujuan pembangunan dan kenyataan sosial yang dihadapi masyarakat. Penelitian ini mengadopsi pendekatan teori pemberdayaan masyarakat dan teori pembangunan manusia (human development) untuk memahami dinamika kemiskinan dan peran pemberdayaan dalam meningkatkan kesejahteraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan dua metode, yaitu kualitatif dan kuantitatif, untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan dan pengembangan masyarakat, berfokus pada aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan. Penelitian ini juga mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai dinamika kemiskinan di Kabupaten Sleman dan merekomendasikan kebijakan yang lebih efektif dalam menanggulangi kemiskinan. Manfaatnya adalah menyediakan informasi bagi pengambil kebijakan dan stakeholder untuk merancang program pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TERRESTRIAL LASER SCANNER DALAM UPAYA KONSERVASI BANGUNAN CAGAR BUDAYA Ulya Agustin; Rochmad Muryamto; Hanif Ilmawan
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan cagar budaya adalah bangunan yang memiliki nilai sejarah penting sehingga perlu dijaga keaslian arsitekturnya. Salah satu bangunan cagar budaya yang ada di Yogyakarta adalah Gedung Iso Reksohadiprodjo. Gedung tersebut merupakan bagian dari Kompleks Pantja Dharma yang kini digunakan oleh Sekolah Vokasi UGM sebagai fasilitas perkuliahan. Untuk menjaga keaslian atau konservasi bangunan perlu dilakukan pendokumentasian yang nantinya berguna apabila ingin dilakukan restorasi bangunan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendokumentasikan gedung ini adalah dengan menggunakan alat Terrestrial Laser Scanner (TLS). Penggunaan TLS ini menghasilkan data point clouds dengan akurasi tinggi dengan dibuktikan dengan perhitungan ketelitian point clouds. Akuisisi data pada eksterior gedung menggunakan metode registrasi cloud to cloud dan diolah dengan perangkat lunak Autodesk Recap Pro. Ketelitian data point clouds diuji dengan membandingkan 30 sampel jarak yang diukur menggunakan alat distometer dan alat TLS, kemudian pengujian menggunakan RMSE. Selain itu, ketelitian posisi horizontal dan vertikal dianalisis menggunakan sembilan sampel untuk menghitung perbedaan koordinat antara point clouds dan koordinat lapangan. Hasil akhir dari penelitian ini berupa dokumentasi eksterior Gedung Iso Reksohadiprodjo dalam bentuk point clouds dengan ketelitian point clouds sebesar 0,003 m, ketelitian posisi horizontal sebesar 0,054 m, dan ketelitian posisi vertikal sebesar 0,131 m. Dengan akurasi tersebut, upaya restorasi atau konservasi dapat dilakukan berdasarkan model 3D point clouds yang sangat mendekati kondisi asli bangunan. Hal ini dapat dijadikan acuan untuk analisis perubahan bangunan dari waktu ke waktu.
NILAI-NILAI PEMBANGUNAN KARAKTER PEMUDA : STUDI KEGIATAN BARATA PRAMUKA SLEMAN TAHUN 2015-2023 Dias Oktri Raka Setiadi; Ria Trisnawati
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z merupakan aset penggerak Indonesia Emas tahun 2045, jumlahnya di Kabupaten Sleman pada 2023 sebesar 14,77%. Akan tetapi, generasi ini menghadapi ancaman berupa terdegradasinya ketahanan moral budaya, identitas nasional, dan jati diri bangsa sehingga perlu upaya pembangunan karakter untuk mengatasinya. Upaya tersebut, salah satunya melalui kegiatan BARATA Sleman. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui postur ranah pengembangan diri (spiritual, emosi, sosial, intelektual, dan fisik) dan mengidentifikasi nilai-nilai pembangunan karakter pemuda (olah hati, olah pikir, olah raga, dan olah rasa) dalam kegiatan BARATA Sleman Tahun 2015-2023. Metode penelitian kombinasi model sequential explanatory bersumber dari triangulasi data studi literatur, wawancara mendalam, dan observasi. Statistik deskriptif untuk mengetahui postur ranah pengembangan diri dan pengelompokkan kualitatif untuk identifikasi nilai-nilai pembangunan karakter pemuda. BARATA Sleman telah diselenggarakan sebanyak 38 kali dengan tujuan, metode, sifat, dan bentuk penyelenggaraan dinamis. Postur ranah pengembangan diri dalam kegiatan ini terbagi dalam giat wajib dan giat pilihan. Giat wajib memberikan porsi yang besar dalam aspek sosial, pengendalian emosi, dan penguatan fisik. Sedangkan giat pilihan menunjukkan kemampuan intelektual cukup tinggi diasah terutama dalam giat prestasi. Penerapan nilai-nilai pembangunan karakter diwujudkan melalui beragam jenis kegiatan. Giat berkemah dan giat persaudaraan dominan dalam mengolah hati, giat pengetahuan dan giat prestasi dominan dalam mengolah pikir, giat perjalanan dominan mengolah raga, dan giat bakti dan giat umum dominan untuk mengolah rasa. Penyelenggaraan BARATA Sleman merupakan upaya pembangunan manusia melalui pembentukan karakter pemuda di Kabupaten Sleman bebasis pada perwujudan konsep pilar utama pembelajaran sepanjang hayat.
PENDEKATAN HOLISTIK DALAM PERENCANAAN PRASARANA PUBLIK KABUPATEN SLEMAN UNTUK PEMBANGUNAN BERBASIS LINGKUNGAN Mohamad Ilham Aditiya
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sleman mengalami pertumbuhan pesat yang didorong oleh lokasinya sebagai pusat pendidikan dan pariwisata, serta keterkaitannya dengan kota-kota besar di sekitarnya. Namun, pembangunan infrastruktur yang masif di wilayah ini berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sosial, dan budaya setempat. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan holistik dalam perencanaan prasarana publik yang mampu mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perencanaan prasarana publik di Kabupaten Sleman dengan pendekatan holistik, dengan fokus pada keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan pelestarian lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan mengumpulkan data sekunder dari BPS Kabupaten Sleman, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Lingkungan Hidup, serta wawancara dengan pejabat setempat dan aktifis lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sleman telah memberikan manfaat ekonomi namun disertai tantangan berupa dampak ekologis. Berdasarkan temuan ini, pendekatan holistik terbukti efektif dalam merancang kebijakan yang memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.
POTENSI PRODUKSI TUMBUHAN ORNAMENTAL DI KABUPATEN SLEMAN Fathur Arifin; Nuraini
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi produksi tumbuhan ornamental khususnya anggrek yang terletak di wilayah Kabupaten Sleman dan mengetahui pengembangan produksi anggrek yang ada di wilayah Kabupaten Sleman. Data dikumpulkan sesuai fokus topik penelitian mengenai produksi tanaman hias anggrek (Orchidaceae). Rumus produktivitas usaha menggunakan (PR = y/x), dimana ymenyatakan output hasil produksi dan xmenyatakan input luas lahan yang digunakan. Data input dan output diperoleh dari data BPS Kabupaten Sleman periode waktu 2018 hingga 2023. Sumber data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui data Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman dalam format time seriesyang digunakan untuk menganalisis kemungkinan tren produktivitas anggrek (Orchidaceae) yang lebih akurat dari waktu ke waktu. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa Kabupaten Sleman memiliki potensi produksi anggrek yang signifikan dari 2021 hingga 2023 sekitar 20%. Produktivitas anggrek di Kabupaten Sleman masih fluktiatif tetapi perlahan mengalami peningkatan setelah tahun 2021. Faktor penyebabnya rendahnya produktifitas anggrek antara lain yaitu kemitraan yang belum optimal dan kurangnya inovasi dalam pengelolaan lahan dan produk. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Sleman berpotensi besar untuk dikembangkannya produksi tumbuhan ornamental, terutama anggrek. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, pemerintah daerah perlu mengupayakan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, masyarakat, petani, dan sektor swasta untuk bersinergi dalam pengelolaan tanaman anggrek serta pengumpulan data yang lebih komprehensif untuk mencapai efisiensi dan peningkatan produktivitas anggrek secara berkelanjutan di Kabupaten Sleman.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL GEMPA DOUBLE SENSING ALGORITMA LOS-NLOS DI KABUPATEN SLEMAN Dhita Pratama Putra
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 2 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64174/jps.v2i1.20

Abstract

Indonesia terletak di Cincin Api Pasifik, yang memiliki risiko tinggi terjadinya gempa bumi. Provinsi Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman, termasuk wilayah rawan gempa karena berada di titik pertemuan zona megathrust, sesar Opak, dan zona subduksi. Penelitian ini bertujuan menciptakan sistem kontrol gempa bumi double sensing berbasis IoT menggunakan algoritma LOS-NLOS untuk transmisi sinyal dan penentuan radius gempa yang terintegrasi dengan aplikasi dan situs web berbasis model 3-tier. Sistem ini dirancang dengan menggunakan Real Time Seismic Amplitude Measurement (RSAM) dan accelerometer untuk mendeteksi jenis gempa tektonik atau vulkanik melalui nilai seismik dan pergeseran tanah, serta dilengkapi buzzer alarm sebagai tanda bahaya. Sistem bekerja selama 24 jam menggunakan sel surya monocrystalline berdaya 10.000 mAh dari powerbank dengan step down untuk efisiensi daya. Pengembangan sistem dilakukan dengan model Research and Development Borg and Gall, uji validasi dan kalibrasi menggunakan alat standar, serta pengujian aplikasi dan situs web melalui metode System Usability Scale (SUS). Hasil uji menunjukkan korelasi 0,9–1 dengan akurasi nilai error ± 1,035. Sistem ini mendukung tujuan SDGs Pilar 11 untuk menciptakan lingkungan aman dan berkelanjutan, serta diharapkan mampu menurunkan risiko korban jiwa akibat gempa bumi, khususnya di Kabupaten Sleman.
WISATA RELIGI, DESA WISATA, DAN WISATA MINAT KHUSUS: DINAMIKA KEPARIWISATAAN DI DESA WISATA TURGO-MERAPI Eko Sugiarto; Kiki Rizki Makiya; Novi Irawati
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 2 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64174/jps.v2i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyajikan dinamika pembangunan kepariwisataan yang terjadi di Desa Wisata Turgo-Merapi. Dinamika ini merujuk kepada perubahan, perkembangan, dan interaksi yang terjadi dalam pengembangan pariwisata di Desa Wisata Turgo-Merapi. Perspektif yang digunakan ada tiga, yaitu wisata religi, desa wisata, dan wisata minat khusus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wisata ziarah adalah bentuk pariwisata awal yang ada di Turgo. Model ini kemudian berkembang menjadi wisata religi. Dalam konteks wisata religi, wisatawan berkunjung tidak semata-mata untuk tujuan berziarah, melainkan ada tujuan rekreasi. Seiring dengan pariwisata yang terus berkembang di Turgo, muncul kelembagaan berupa desa wisata. Keberadaan desa wisata mendorong masyarakat terlibat dalam kegiatan pariwisata. Hal ini memunculkan paket-paket wisata baru di Turgo dengan segmen pasar yang memiliki minat atau tujuan khusus mengenai suatu jenis objek atau kegiatan, baik dari aspek lingkungan fisik, sosial, maupun budaya di Turgo yang secara umum dikenal dengan istilah wisata minat khusus.
SEMESTA: APLIKASI PEMBAYARAN ELEKTRONIK REST AREA KOLABORASI BUMDES-UMKM Bayu Rahmat Setiadi; Anggi Tias Pratama; Angga Damayanto
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64174/jps.v1i2.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi SEMESTA yang digunakan sebagai pembayaran elektronik di rest area exit tol Kabupaten Sleman dengan kerjasama antara BUMDES/KAL dengan UMKM. Penelitian ini mendorong terciptanya kemandirian BUMDES/Kal dalam mempersiapkan kehadiran rest area exit tol melalui penggunaan aplikasi SEMESTA sehingga dapat mendapatkan income generating yang disusun berdasarkan kerjasama dengan UMKM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian adalah 4D (Define, Design, Development, dan Deployment). Mitra pelaksanaan pengembangan aplikasi SEMESTA adalah Kalurahan Banyurejo, Kabupaten Sleman. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan Focus Group Discussion (FGD). Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi SEMESTA dapat diterima oleh Kalurahan Banyurejo yang terdiri atas perangkat desa, BUMDES/Kal, dan UMKM, BAPPEDA Kabupaten Sleman, dan dinas-dinas terkait. Penelitian ini dapat membuka potensi kerjasama yang dapat dilakukan BUMDES/Kal dalam memanfaatkan area yang digunakan sebagai rest area sebagai wadah untuk meningkatkan perekonomian daerah.
ANALISIS PENYEBAB DAN PENDEKATAN SOLUSI MASALAH LAHAN SAWAH BERA: STUDI KASUS DI KAPANEWON MAYUDAN KABUPATEN SLEMAN Ratih Ineke Wati; Cahyo Wulandari; Fransiskus Xaverius Wagiman
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64174/jps.v1i2.23

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian yang terus meningkat di kawasan potensi pertanian membuat keberadaan lahan sawah bera menjadi isu menarik untuk dikaji. Pada tahun 2024, Kapanewon Moyudan tercatat memiliki 2% lahan sawah bera yang belum pasti akan dioptimalkan kembali penggunaannya untuk usaha tani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan merekomendasikan pendekatan solusi untuk mengatasi problematika lahan sawah bera di Kapanewon Moyudan. Metode penelitian menggunakan mix methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, focus group discussion, wawancara terstruktur, dan kajian literatur. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Oktober 2024 di Kapanewon Moyudan yang memiliki luasan lahan sawah bera tertinggi di Kabupaten Sleman bagian barat. Hasil penelitian menemukan bahwa permasalahan lahan sawah bera adalah (1) teknis (ketersediaan air dan serangan hama tikus); (2) ekonomi (keterbatasan permodalan dan biaya operasional tinggi), dan (3) sosial (regenerasi petani rendah dan kepercayaan petani rendah). Pendekatan solusi yang dilakukan adalah: (1) demplot komoditas Talas Pratama dengan pertimbangan mampu mengatasi masalah teknis; (2) memperkuat modal finansial petani dalam bentuk skema bantuan pengadaan saprodi dan alsintan yang sesuai dengan hasil identifikasi kebutuhan untuk mengatasi masalah ekonomi; (3) meningkat peran petani muda sehingga dapat menjadi role model bagi yang lain untuk mengatasi masalah sosial; serta (4) memperkuat kepercayaan petani dengan meningkatkan modal sosial pada kelompok tani dan PPL untuk mengatasi masalah sosial.

Page 1 of 3 | Total Record : 24