Sekolah berbasis pesantren memiliki karakteristik khas dalam pengelolaan sumber daya manusia karena memadukan sistem pendidikan formal dengan nilai-nilai religius dan kultur kepesantrenan, sehingga menuntut strategi manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang tidak hanya berorientasi pada kinerja profesional, tetapi juga pada pembentukan etos kerja dan moral-spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi MSDM dalam meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan di sekolah berbasis pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan pengelola pesantren sebagai informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi MSDM di sekolah berbasis pesantren diwujudkan melalui perencanaan SDM yang adaptif, rekrutmen berbasis kesesuaian nilai dan kompetensi, pengembangan profesional berkelanjutan, serta sistem penilaian kinerja yang mengintegrasikan aspek pedagogik, administratif, dan moral-spiritual. Strategi tersebut berdampak pada peningkatan disiplin kerja, loyalitas institusional, kualitas pembelajaran, serta iklim kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada pengabdian. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan MSDM di sekolah berbasis pesantren sangat ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai pesantren, sehingga kinerja guru dan tenaga kependidikan tidak hanya meningkat secara teknis, tetapi juga berakar kuat pada identitas dan tujuan pendidikan pesantren.
Copyrights © 2026