Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam peningkatan motivasi belajar siswa di SMK Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, koordinator Guru BK, Guru BK, wali kelas, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Guru BK diwujudkan melalui pengelolaan layanan bimbingan dan konseling secara terencana, penerapan strategi konseling individual, konseling kelompok, dan bimbingan klasikal, serta pembangunan hubungan interpersonal yang positif dengan siswa. Kepemimpinan Guru BK memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, yang ditunjukkan oleh meningkatnya minat belajar, kedisiplinan, dan sikap positif terhadap pembelajaran. Keberhasilan kepemimpinan Guru BK didukung oleh kerja sama dengan pihak sekolah dan program layanan BK yang terstruktur, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu layanan dan variasi karakteristik siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan Guru BK berperan strategis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMK.
Copyrights © 2026