JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Vol. 13 No. 2 (2025): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS

Diversity of Ascidians on Eastern Bunaken Island Manado City

Monika M. O. Caroles (Universitas Sam Ratulangi)
Deiske A. Sumilat (Universitas Sam Ratulangi)
Joshian N. W. Schaduw (Universitas Sam Ratulangi)
Farnis B. Boneka (Universitas Sam Ratulangi)
Joice R. T. S. L. Rimper (Universitas Sam Ratulangi)
, Deislie R. H. Kumampung (Universitas Sam Ratulangi)



Article Info

Publish Date
14 Jun 2025

Abstract

Bunaken National Park Manado City, North Sulawesi Province, has an extraordinary diversity of marine biota. Ascidia are essential in aquatic ecosystems, such as filter feeders, which control phytoplankton in waters. Ascidia is also known for its secondary metabolites, which have potential in the biomedical world. This research aims to determine the density and composition of Ascidia species, ecological indices (diversity, uniformity, and dominance), and air quality. Data collection was done using a purposive sampling method, and sampling was carried out assuming it could represent the population of Ascidia. Collecting data in the air uses the modified Coral Reef Visual Census method. Ascidia research results on the eastern part of Bunaken Island found 18 species of Ascidia. The total density of Ascidia at Location A (8,296 ind/m2), Location B (8,396 ind/m2), and Location C (7,552 ind/m2). The results of the ecological index calculation obtained are the diversity index at Location A is 0.26, Location B is 0.86, and Location C is 0.78 for the Uniformity index at Location A is 0.09, Location B is 0.29, and Location C is 0. 27, while the dominance index at Location A is 0.91, Location B is 0.64, and Location C is 0.69. Air quality has a temperature of 28oC-29oC, a 38-40 ppt salinity, and a pH of 7.2-7.3. Keywords: Bunaken, Ascidia, Coral Reef Visual Census, ecological index ABSTRAK Taman Nasional Bunaken merupakan salah satu destinasi wisata alam bawa laut yang ada di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara yang memiliki keanekaragaman biota laut yang luar biasa. Ascidia memiliki peran penting dalam ekosistem di laut yaitu, sebagai filter feeder yang berperan dalam pengendalian fitoplakton di perairan. Ascidia juga dikenal dengan metabolit sekundernya yang berpotensi dalam dunia biomedis. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui kepadatan dan komposisi spesies Ascidia, indeks ekologi (keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi), dan kualitas air. Pengambilan data digunakan dengan menggunakan metode purposive sampling, pengambilan sampel dilakukan dengan asumsi dapat mewakili populasi keanekaragaman dari Ascidia. Proses pengambilan data di dalam air menggunakan metode Coral Reef Visual Census yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian Ascidia di Pulau Bunaken bagian timur terdapat 18 spesies Ascidia yang ditemukan. Kepadatan total Ascidia pada lokasi Lokasi A (8.296 ind/m2), Lokasi B (8.396 ind/m2), dan Lokasi C (7.552 ind/m2). Hasil perhitungan indeks ekologi yang didapatkan yaitu, indeks keanekaragaman pada Lokasi A 0,26, Lokasi B 0,86, dan Lokasi C 0,78 untuk indeks Keseragaman pada Lokasi A 0,09, Lokasi B 0,29, dan Lokasi C 0,27 sedangkan untuk indeks dominansi pada Lokasi A 0,91, Lokasi B 0,64, dan Lokasi C 0,69. Kualitas air memiliki suhu 28oC-29oC, salinitas 38-40 ppt, dan pH 7,2-7,3. Kata kunci: Bunaken, Ascidia, Coral Reef Visual Census, indeks ekologi

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jplt

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Pesisir dan Laut Tropis mewadahi kajian-kajian ilmiah dalam bidang bio-ekologi pesisir dan laut, hidro-oesanografi dan morfologi pesisir, toksikologi dan farmasitika, kajian substansi kimiawi biota dan perkembangan bioteknologi kelautan lainnya, di lingkup pesisir dan laut di daerah tropis. ...