Perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut guru sekolah dasar menjadi fasilitator yang kreatif, adaptif, dan inovatif dalam pembelajaran. Namun, rendahnya literasi digital guru masih menjadi kendala dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif di kelas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal untuk memperkuat literasi dan numerasi di era digital. Program dilaksanakan pada 22–23 Juni 2025 di MI Darus Sholah dengan melibatkan 20 guru sekolah dasar dan menggunakan pendekatan Community Development melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam mengembangkan media digital kontekstual, mengintegrasikan nilai budaya lokal, serta menerapkan pembelajaran yang menarik dan bermakna. Sebanyak 95% peserta menilai pelatihan efektif dan aplikatif, sementara 85% berhasil menghasilkan produk media digital berbasis budaya seperti cerita rakyat, motif batik, dan tradisi daerah. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas belajar digital berbasis budaya serta inisiatif ekonomi kreatif di lingkungan sekolah. Integrasi teknologi dan kearifan lokal terbukti memperkuat karakter, kreativitas, dan profesionalisme guru dalam mewujudkan pembelajaran berdaya saing di era Society 5.0.
Copyrights © 2025