Alih fungsi lahan di daerah sub-urban merupakan fenomena sosial yang sangat umum terjadi. Desa Hergamanah merupakan daerah sub-urban, yang terletak di kawasan sentra pendidikan dengan adanya beberapa universitas terkenal di Jawa Barat, menjadi lokasi yang rawan akan terjadinya alih fungsi lahan. Walaupun demikian, pertanian di daerah tersebut masih menjadi salah satu mata pencaharian bagi sebagian besar masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani, usahatani maupun alasan yang melatarbelakangi mereka untuk tetap bertahan di sektor pertanian. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini melalui studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani padi sawah di Desa Hegarmanah cenderung menguntungkan, dengan karakteristik petani yang berumur produktif dan berlahan kecil. Walaupun demikian, terdapat beberapa keterbatasan dalam usahatani mereka seperti keterbatasan lahan, status penguasan lahan, permodalan dan pemasaran hasil. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menggambarkan potensi dan kemungkinan perkembangan pertanian di lokasi tersebut di masa yang akan datang.Â
Copyrights © 2017