Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui penggunaan permainan edukatif berupa balok di RA Darul Ihsan NWDI Toya. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak kelompok B berusia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pada siklus I terdapat 7 dari 14 anak (50%) yang memenuhi indikator perkembangan motorik halus, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 12 anak (85%). Peningkatan ini terlihat pada kemampuan koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari, serta ketekunan anak dalam menyelesaikan konstruksi balok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan balok yang diterapkan secara sistematis dapat menjadi media efektif untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini.
Copyrights © 2025