Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan kanker terus mengalami peningkatan baik di tingkat global maupun nasional, sehingga memberikan tekanan besar terhadap sistem pelayanan kesehatan. Upaya promotif dan preventif melalui kegiatan deteksi dini menjadi langkah strategis dalam menekan dampak PTM. Penelitian ini bertujuan menelaah pelaksanaan program deteksi dini PTM berbasis komunitas yang menggabungkan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta telaah dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengungkap pola dan makna. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa program berperan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, memfasilitasi identifikasi awal faktor risiko PTM, serta memotivasi perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat. Meski demikian, hambatan yang muncul mencakup keterbatasan sumber daya, rendahnya literasi kesehatan, serta ketidakpastian keberlanjutan program. Dengan demikian, program ini terbukti efektif sebagai strategi promotif-preventif berbasis komunitas, sekaligus memiliki implikasi penting bagi perumusan kebijakan kesehatan serta membuka ruang penelitian lanjutan guna memperkuat model implementasi.
Copyrights © 2025