Sampah plastik di sungai menjadi masalah lingkungan serius karena berdampak pada ekosistem, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan program edukasi lingkungan bagi masyarakat bantaran sungai sebagai strategi pengurangan sampah plastik, serta menganalisis respons, tingkat partisipasi, dan perubahan perilaku warga. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program edukasi meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat peran tokoh lokal, serta mendorong perilaku pro-lingkungan, seperti pemilahan sampah dan pengurangan plastik sekali pakai. Meski demikian, keterbatasan fasilitas dan konsistensi partisipasi jangka panjang masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kelembagaan, insentif, serta pemanfaatan teknologi digital untuk menjaga keberlanjutan program.
Copyrights © 2025