Banyaknya daun mangga yang dibiarkan berjatuhan di halaman rumah bertumpuk menjadi timbunan sampah dapat membahayakan lingkungan karena menghambat saluran air di perumahan warga. Kesadaran penduduk Argasunya masih sangat rendah dalam pengelolaan sampah. Bahkan banyak warga yang membakar sampah berupa timbunan daun mangga, sehingga menimbulkan polusi udara. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu menggandeng ibu-ibu di daerah Argasunya melalui pelatihan life skill berbasis keunggulan lokal berupa keterampilan menciptakan barang-barang hias unik berbahan baku daun mangga. Pemberdayaan para ibu rumah tangga tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat perkonomian keluarga dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di sekitar lingkungan mereka yang belum terekplorasi dengan baik. Pendekatan pengabdian ini dilaksanakan bertahap yaitu sosialiasi terkait pemanfaatan daun mangga, berikutnya pelatihan pembuatan handycraft berbahan baku daun mangga. Selanjutnya memberikan pendampingan. Hasil kegiatan ini menunjukan para peserta mendapatkan banyak pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam pengelolaan daun mangga dengan menciptakan barang-barang unik, bahkan mereka termotivasi untuk memasarkan produk kerajinannya melalui online marketplace.
Copyrights © 2025