Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Kerajinan Berbahan Baku Daun Mangga di Kelurahan Argasunya Cecep Agus; Ade Sastrawijaya; Arief Firdaus; Yeti Nurhayati
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v8i1.7284

Abstract

Banyaknya daun mangga yang dibiarkan berjatuhan di halaman rumah bertumpuk menjadi timbunan sampah dapat membahayakan lingkungan karena menghambat saluran air di perumahan warga. Kesadaran penduduk Argasunya masih sangat rendah dalam pengelolaan sampah. Bahkan banyak warga yang membakar sampah berupa timbunan daun mangga, sehingga menimbulkan polusi udara. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu menggandeng ibu-ibu di daerah Argasunya melalui pelatihan life skill berbasis keunggulan lokal berupa keterampilan menciptakan barang-barang hias unik berbahan baku daun mangga. Pemberdayaan para ibu rumah tangga tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat perkonomian keluarga dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di sekitar lingkungan mereka yang belum terekplorasi dengan baik. Pendekatan pengabdian ini dilaksanakan bertahap yaitu sosialiasi terkait pemanfaatan daun mangga, berikutnya pelatihan pembuatan handycraft berbahan baku daun mangga. Selanjutnya memberikan pendampingan. Hasil kegiatan ini menunjukan para peserta mendapatkan banyak pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam pengelolaan daun mangga dengan menciptakan barang-barang unik, bahkan mereka termotivasi untuk memasarkan produk kerajinannya melalui online marketplace.
Sarcasm, Irony, and Manipulation: Non‑Observance of Gricean Maxims in Teenage Interaction in Mean Girls (2004) Rihmatul Marhamah; Virgia Eldiana; Cecep Agus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Conversational maxim non-observance frequently occurs in adolescent interactions and plays a significant role in constructing implied meaning in everyday communication. This study examines the use of Gricean maxim non-observance in the film Mean Girls (2004) by focusing on how characters employ flouting, violation, and opting out strategies to negotiate power, humor, and social positioning. Unlike previous studies that mainly emphasize the identification and frequency of maxim violations, this research highlights the pragmatic functions underlying non-observance in competitive teenage discourse. The study employed a qualitative descriptive method using the film script as the primary data source. Data were collected through documentation and note-taking techniques, resulting in 16 utterances containing non-observance of conversational maxims. The findings show that flouting is the most dominant type with 11 cases (68.8%), followed by violations with 4 cases (25%) and one instance of opting out (6.3%). Flouting the maxim of Quality is commonly used to express sarcasm and indirect criticism, while violations function as tools of manipulation and false politeness. Opting out serves as a face-saving strategy in certain interactions. These findings indicate that maxim non-observance functions as a pragmatic strategy to maintain dominance, reinforce exclusion, and manage social relationships among adolescent peer groups.
A biographical study of social deixis of address terms toward Diana in Spencer (2021) Asti Rahmaaulia; Nasya Aulia Putri; Cecep Agus
Journal Albion : Journal of English Literature, Language, and Culture Vol. 8 No. 1 (2026): Issue 1
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/albion.v8i1.39

Abstract

This study explores the use of social deixis through address terms directed toward Diana in the biographical film Spencer (2021). As a pragmatic phenomenon, social deixis reflects hierarchical relations, politeness strategies, and identity negotiation within discourse. Employing a qualitative-biographical approach, the research analyzes utterances from the film’s script, classified according to Levinson’s (1983) framework of absolute and relational social deixis. The findings reveal that address terms function systematically across four categories: differentiating social levels, maintaining politeness, signaling social identity, and enhancing sentence effectiveness. These linguistic markers demonstrate how institutional authority is reinforced through honorifics such as Your Royal Highness and Ma’am, while intimate terms like Mummy highlight Diana’s identity. From a biographical lens, the study shows that language becomes a site of tension between Diana’s institutional role and personal self. The research contributes to pragmatic studies by illustrating how address terms reproduce power relations and fragment identity within monarchical discourse.