Penelitian ini dilakukan untuk menilai efektivitas penerapan mulsa organik dalam menekan pertumbuhan gulma pada budidaya stroberi (Fragaria x ananassa). Jenis mulsa organik yang digunakan, meliputi jerami padi, serbuk gergaji, dan rumput kering, terbukti mampu mengurangi kepadatan gulma secara signifikan dengan cara membatasi penetrasi cahaya ke permukaan tanah serta meningkatkan kelembaban tanah. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan mulsa organik tidak hanya mengurangi persaingan antara gulma dan tanaman utama, tetapi juga berperan dalam memperbaiki kondisi tanah dan menjaga ketersediaan air yang mendukung pertumbuhan serta produktivitas buah stroberi. Dengan demikian, mulsa organik berpotensi menjadi alternatif strategi pengendalian gulma yang ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan dalam sistem budidaya stroberi.
Copyrights © 2025