Irigasi tetes merupakan salah satu teknologi irigasi modern yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pertanian, terutama pada musim kemarau ketika ketersediaan air sangat terbatas. Sistem ini bekerja dengan menyalurkan air secara langsung ke zona perakaran tanaman melalui pipa kecil, sehingga mampu menekan kehilangan air hingga sekitar 40% dibandingkan metode konvensional serta meningkatkan efektivitas pemupukan berkat distribusi nutrisi yang lebih merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung di lahan kering, dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan produktivitas sebesar 20–30% ketika interval pengairan diatur secara tepat. Temuan ini menegaskan bahwa irigasi tetes bukan hanya menjadi solusi efisien dalam pengelolaan air, tetapi juga strategi adaptif yang berkontribusi pada ketahanan pangan dengan memaksimalkan hasil produksi jagung di lahan marginal serta memberikan peluang penerapan lebih luas dalam praktik pertanian berkelanjutan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Copyrights © 2025