Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Diversifikasi Produk Unggulan Peternak Ikan Lele di Kawasan Perdesaan mimi nurhidayanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi tepat guna dalam sektor perikanan budidaya, khususnya pada peternak ikan lele di kawasan perdesaan, menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan nilai tambah produk dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan teknologi sederhana namun efektif dalam diversifikasi produk lele, seperti abon lele, keripik kulit lele, bakso lele, dan nugget lele. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan peternak, serta analisis data sekunder dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna tidak hanya mampu memperpanjang umur simpan produk, tetapi juga membuka peluang pasar baru dan meningkatkan pendapatan peternak hingga 35%. Selain itu, diversifikasi produk berbasis ikan lele dapat memperkuat identitas lokal sekaligus mendorong lahirnya inovasi kewirausahaan desa. Oleh karena itu, dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat diperlukan untuk mengembangkan skema pelatihan, akses peralatan, dan jaringan pemasaran yang lebih luas.
Penggunaan Video Pembelajaran Berbasis Animasi untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Mata Pelajaran Fisika Mimi Nurhidayanti
Jurnal Media dan Teknologi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi pendidikan memberikan peluang baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama pada mata pelajaran Fisika yang sering dianggap sulit oleh siswa karena bersifat abstrak dan sarat dengan perhitungan matematis. Salah satu inovasi yang berkembang adalah penggunaan video pembelajaran berbasis animasi yang mampu menyajikan konsep-konsep fisika secara visual, menarik, serta mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas pemanfaatan video animasi dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi Fisika tingkat sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan dua kelas yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (menggunakan video animasi) dan kelompok kontrol (menggunakan metode konvensional). Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep, lembar observasi keterlibatan siswa, serta angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep, ditandai dengan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, penggunaan video animasi juga terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa serta menciptakan suasana kelas yang lebih aktif dan interaktif. Dengan demikian, video animasi dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif untuk mengatasi kesulitan belajar Fisika sekaligus mendukung capaian kompetensi abad ke-21.
Pemanfaatan Analitik Prediktif untuk Peningkatan Kinerja Sistem Informasi di Sektor Pendidikan mimi nurhidayanti
Jurnal Komputer dan Teknologi Informasi (JUKOMTIK) Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di sektor pendidikan telah menghasilkan volume data yang sangat besar, mulai dari data akademik siswa hingga catatan administrasi sekolah. Pemanfaatan analitik prediktif memungkinkan pengolahan data ini menjadi informasi yang dapat meningkatkan kinerja sistem informasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi analitik prediktif dalam sistem informasi pendidikan dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan serta efisiensi operasional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei, observasi, dan analisis data historis. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan analitik prediktif mampu meningkatkan kecepatan pemrosesan data, akurasi prediksi kebutuhan akademik, dan efektivitas pengambilan keputusan. Temuan ini menegaskan bahwa analitik prediktif menjadi alat strategis dalam pengembangan sistem informasi pendidikan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa.
Representasi Gender dalam Iklan Televisi dan Dampaknya terhadap Persepsi Masyarakat mimi nurhidayanti
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Representasi gender dalam iklan televisi merupakan fenomena komunikasi massa yang memiliki pengaruh signifikan terhadap cara masyarakat memandang peran laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sosial. Iklan tidak hanya berfungsi sebagai media promosi produk, tetapi juga sebagai alat reproduksi nilai budaya dan norma sosial yang dapat memperkuat atau menantang stereotip gender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gender direpresentasikan dalam iklan televisi dan bagaimana representasi tersebut memengaruhi persepsi masyarakat terhadap peran sosial dan identitas gender. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis isi iklan televisi serta wawancara mendalam terhadap sejumlah responden untuk memahami interpretasi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar iklan televisi di Indonesia masih mereproduksi stereotip gender tradisional, seperti perempuan yang digambarkan sebagai sosok domestik atau simbol kecantikan, dan laki-laki yang ditampilkan sebagai figur dominan dan rasional. Representasi ini berdampak pada pembentukan persepsi masyarakat yang cenderung menerima peran gender secara hierarkis, meskipun terdapat indikasi perubahan menuju representasi yang lebih setara seiring meningkatnya kesadaran gender di masyarakat. Temuan ini menegaskan perlunya strategi komunikasi yang lebih inklusif dan sensitif terhadap isu kesetaraan gender dalam industri periklanan.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan dalam Optimalisasi Administrasi Sekolah Mimi Nurhidayanti
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas administrasi sekolah menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung efektivitas pendidikan. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP) menawarkan solusi digital untuk mempermudah pengelolaan data akademik, kepegawaian, dan administrasi lainnya secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMP dalam optimalisasi administrasi sekolah dan dampaknya terhadap efisiensi, akurasi, dan kualitas pelayanan administrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 80 responden yang terdiri dari kepala sekolah, staf administrasi, dan guru di beberapa sekolah menengah di [sebutkan lokasi]. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh implementasi SIMP terhadap efektivitas administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMP memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap optimalisasi administrasi sekolah, dengan peningkatan efisiensi, pengurangan kesalahan data, dan percepatan proses administrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen pendidikan menjadi strategi penting untuk mendukung kinerja sekolah secara keseluruhan.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Tingkat Kecemasan Remaja Mimi Nurhidayanti
Jurnal Psikologi Sosial Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Jurnal Psikologi Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial yang semakin masif di kalangan remaja menimbulkan perhatian serius terkait dampaknya terhadap kesehatan mental, khususnya tingkat kecemasan. Urgensi penelitian ini terletak pada meningkatnya prevalensi kecemasan di usia remaja yang berpotensi mengganggu perkembangan psikologis, sosial, dan akademik mereka. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap tingkat kecemasan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang dibagikan kepada 150 responden remaja berusia 13–18 tahun, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan tingkat kecemasan, di mana semakin tinggi frekuensi penggunaan media sosial, semakin meningkat pula tingkat kecemasan remaja. Temuan ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai kesehatan mental remaja serta menekankan perlunya edukasi literasi digital dan pengelolaan waktu penggunaan media sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan keluarga, sekolah, dan pembuat kebijakan dalam meminimalkan dampak negatif media sosial terhadap remaja. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor mediasi lain, seperti dukungan sosial dan kualitas interaksi daring.
Pergeseran Nilai dan Moralitas di Tengah Arus Modernisasi dan Individualisme Mimi Nurhidayanti
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modernisasi membawa berbagai kemajuan dalam bidang teknologi, ekonomi, dan sosial, namun juga menimbulkan perubahan signifikan terhadap sistem nilai dan moralitas dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pergeseran nilai dan moralitas yang terjadi seiring meningkatnya individualisme dalam kehidupan modern. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan observasi sosial, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai kolektif seperti gotong royong, solidaritas, dan rasa kebersamaan mengalami penurunan seiring meningkatnya orientasi pada kepentingan pribadi, efisiensi, serta pencapaian material. Fenomena ini berdampak pada melemahnya kohesi sosial dan meningkatnya kesenjangan moral antarindividu. Namun, di sisi lain, modernisasi juga membuka peluang terbentuknya nilai-nilai baru seperti kemandirian, inovasi, dan kebebasan berpikir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama masyarakat modern adalah menemukan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian nilai-nilai moral yang menjadi dasar harmoni sosial. Upaya revitalisasi nilai kemanusiaan, pendidikan moral, serta penguatan etika sosial menjadi faktor penting untuk mengembalikan makna moralitas di tengah arus individualisme yang semakin kuat.
Optimalisasi Irigasi Tetes untuk Produktivitas Jagung di Musim Kemarau Mimi Nurhidayanti
Jurnal Budidaya Pertanian Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Irigasi tetes merupakan salah satu teknologi irigasi modern yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pertanian, terutama pada musim kemarau ketika ketersediaan air sangat terbatas. Sistem ini bekerja dengan menyalurkan air secara langsung ke zona perakaran tanaman melalui pipa kecil, sehingga mampu menekan kehilangan air hingga sekitar 40% dibandingkan metode konvensional serta meningkatkan efektivitas pemupukan berkat distribusi nutrisi yang lebih merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung di lahan kering, dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan produktivitas sebesar 20–30% ketika interval pengairan diatur secara tepat. Temuan ini menegaskan bahwa irigasi tetes bukan hanya menjadi solusi efisien dalam pengelolaan air, tetapi juga strategi adaptif yang berkontribusi pada ketahanan pangan dengan memaksimalkan hasil produksi jagung di lahan marginal serta memberikan peluang penerapan lebih luas dalam praktik pertanian berkelanjutan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Reforma Agraria dan Perlindungan Hukum atas Hak Kepemilikan Tanah Masyarakat Adat Mimi Nurhidayanti
Jurnal Ilmu Hukum Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi November
Publisher : Jurnal Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pelaksanaan reforma agraria dan perlindungan hukum atas hak kepemilikan tanah masyarakat adat di Indonesia. Meskipun secara normatif Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) telah mengakui hak ulayat, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan yuridis, administratif, dan sosial. Konflik antara hukum negara dan hukum adat sering menyebabkan tumpang tindih klaim kepemilikan tanah serta marjinalisasi masyarakat adat. Melalui pendekatan yuridis normatif dan studi literatur empiris, penelitian ini menemukan bahwa perlindungan hukum terhadap hak masyarakat adat masih bersifat deklaratif dan belum operasional. Diperlukan reformulasi kebijakan hukum agraria yang integratif, partisipatif, serta berlandaskan pada prinsip keadilan sosial dan pengakuan terhadap sistem hukum adat sebagai bagian dari hukum nasional.
Evaluasi Efektivitas Sistem Pengendalian Internal terhadap Pencegahan Kecurangan mimi nurhidayanti
Jurnal Administrasi Bisnis dan Akuntansi (JABA) Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal dalam mencegah terjadinya kecurangan pada organisasi. Sistem pengendalian internal merupakan mekanisme penting yang dirancang untuk menjamin keandalan laporan keuangan, efektivitas operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Dengan semakin meningkatnya kasus kecurangan, baik di sektor publik maupun swasta, penelitian mengenai peran pengendalian internal menjadi semakin relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan studi dokumentasi pada perusahaan yang menjadi sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal yang baik, mencakup lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan, berkontribusi signifikan terhadap upaya pencegahan kecurangan. Dengan demikian, sistem pengendalian internal yang efektif dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga integritas organisasi.