Mikroba tanah memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan kesehatan serta ketahanan tanaman sayuran melalui berbagai mekanisme baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, keberadaan mikroba mampu memperbaiki ketersediaan unsur hara, merangsang pertumbuhan tanaman melalui produksi fitohormon, serta membantu tanaman menghadapi cekaman abiotik. Sementara itu, secara tidak langsung, mikroba berfungsi sebagai agen pengendali hayati dengan cara menghambat perkembangan patogen melalui kompetisi, antibiosis, maupun pemicu ketahanan sistemik. Berbagai penelitian terkini menunjukkan bahwa pemanfaatan mikroba tanah, termasuk bakteri rizosfer, fungi mikoriza, dan aktinomisetes, dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, menurunkan intensitas serangan penyakit, serta memperbaiki sifat fisik tanah pada beragam komoditas sayuran seperti cabai, tomat, sawi, dan selada. Oleh karena itu, peran mikroba tanah sangat penting dalam mendukung praktik pertanian berkelanjutan berbasis ekologi yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2025