Sampah dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia dan dianggap sebagai barang yang tidak memiliki manfaat oleh sebagian banyak orang, bahkan sampah identik dengan sesuatu yang kotor, berbau dan menjijikan. Hal ini membuat sampah dijauhi oleh banyak orang karena dianggap sebagai sumber penyakit dan pencemaran lingkungan. Bertolak belakang dengan keberadaan sampah yang sangat dihindari oleh semua orang tetapi saat ini permasalahan sampah menjadi hal yang sangat krusial dan memerlukan perhatian khusus tidak hanya di kota besar tetapi juga di desa seperti salah satunya di Desa Suka Meriah. Sebuah desa terpencil yang ada di salah satu Kecamatan Payung Kabupaten Karo ini memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup berpotensi dari berbagai macam segi baik di ekonomi, sosial, maupun pendidikan. Pengabdian masyarakat ini ditujukan sebagai salah satu pelaksanaan pengedukasian kepada masyarakat terkhusus anak-anak berupa pentingnya menjaga kebersihan dan mengolah sampah agar dapat dijadikan salah satu barang yang memiliki nilai jual dengan menggunakan teknik daur ulang dalam mengolah limbah stik es krim menjadi hiasan dinding yang memiliki nilai jual dan estetika yang tinggi.
Copyrights © 2024