Penggunaan obat yang tidak tepat di masyarakat dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius, termasuk resistensi antibiotik dan efek samping yang tidak diinginkan. Program edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara yang benar dalam memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Metode: Kegiatan edukasi ini dilaksanakan melalui pendekatan sosialisasi, diskusi interaktif, dan simulasi praktis kepada masyarakat Kelurahan Sukajadi. Pemahaman awal dan akhir peserta diukur menggunakan kuesioner untuk mengevaluasi efektivitas program ini. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait pengelolaan obat yang benar, terutama dalam hal memperoleh obat dari sumber terpercaya, penggunaan sesuai dosis, penyimpanan yang tepat, dan pembuangan obat yang sudah kedaluwarsa. Kesimpulan: Edukasi DAGUSIBU terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan obat yang aman dan diharapkan dapat mengurangi risiko penyalahgunaan obat.
Copyrights © 2024