Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) telah berkembang sebagai alternatif pengobatan yang dapat memberikan manfaat kesehatan dan ekonomi bagi masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan penggunaannya, manfaat yang diperoleh, serta tantangan dalam pengelolaan TOGA. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan sosialisasi, pelatihan budidaya tanaman, dan evaluasi dampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TOGA, keterampilan budidaya yang baik, serta penggunaan tanaman obat dalam pengobatan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif pada kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penjualan hasil tanaman obat. Kesimpulannya, TOGA berpotensi menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat. Saran yang diberikan adalah perlunya peningkatan pelatihan lanjutan mengenai pengolahan tanaman obat serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan program ini.
Copyrights © 2024