Pernikahan dini merupakan isu yang signifikan di Indonesia, dengan angka yang masih tinggi meskipun terdapat penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di Desa Sukapura Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan rancangan cross-sectional, melibatkan 158 responden remaja. Data dianalisis secara univariat untuk mengobservasi distribusi frekuensi tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,1% remaja memiliki pengetahuan yang baik mengenai pernikahan dini, sementara 44,9% lainnya menunjukkan pengetahuan yang kurang. Pengetahuan ini mencakup aspek definisi, faktor penyebab, dan dampak pernikahan dini. Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi yang lebih intensif untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang risiko dan konsekuensi pernikahan dini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait dalam merumuskan kebijakan dan intervensi untuk mengatasi pernikahan dini di kalangan remaja.
Copyrights © 2025