Pengelolaan obat kadaluarsa menjadi tantangan serius di rumah sakit, terutama bagi pasien rawat jalan yang seringkali kurang memahami pentingnya memeriksa masa berlaku obat. Ketidaktahuan ini berpotensi menyebabkan penggunaan obat yang sudah tidak aman dan efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pasien rawat jalan dalam mengidentifikasi masa kadaluarsa obat melalui edukasi interaktif. Pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap: (1) persiapan materi edukasi (poster, leaflet, video), (2) pelaksanaan berupa ceramah interaktif, simulasi praktik, dan diskusi dengan melibatkan apoteker, serta (3) evaluasi melalui pretest-posttest dan kuesioner kepuasan. Sebanyak 50 pasien berpartisipasi dengan peningkatan pengetahuan sebesar 47% (dari 35% menjadi 82%). Media visual dan simulasi langsung dinilai paling efektif, terutama bagi lansia. Sebanyak 90% peserta menyatakan puas dan meminta edukasi berkelanjutan. Edukasi interaktif efektif meningkatkan literasi pasien tentang obat kadaluarsa. Perlu pengembangan modul digital, edukasi berkala, dan kolaborasi dengan puskesmas untuk perluasan dampak.
Copyrights © 2025