Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat pesisir memerlukan pendekatan berbasis potensi lokal yg berkelanjutan. Salah satu upaya inovatif yg dapat diterapkan adalah program setapak terapi, yg memanfaatkan jalur berjalan dengan berbagi tektur untuk meningkatkan kesehatan fisik, khususnya bagi lansia dan pekerja fisik. Program ini bertujuan untuk resiko penyakit rematik, meningkatkan keseimbangan, serta memperbaiki sirkulasi darah melalui simulasi refleksi pada telapak kaki. Penelitian ini menganalisis implementasi program setapak terapi di daerah pesisir denagn pendekatan partisipatif masyarakat. Metode yg digunakan meliputi observasi, wawancara, dan pengukuran efektifitas penggunaan setapak terapi menggunakan uji presiden test dan post tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa program ini efektif dengan adanya penambahan pengguna setapak terapi selain lansia dan pekerja fisik. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaan fasilitas setapak terapi meningkatkan kesadaran dan pentingnya kesehatan preventif. Kesimpulannya, program ini berpotensi menjadi solusi inovatif yg tidak hanya meningkatkan kesehatan individu tetapi juga diperkuat peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan daerah pesisir secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025