Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang banyak dialami oleh lansia dan berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Upaya pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan nonfarmakologis, salah satunya dengan aktivitas fisik terstruktur seperti senam hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan senam hipertensi sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Suela, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah studi kasus asuhan keperawatan komunitas dengan melibatkan tiga orang lansia penderita hipertensi yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Intervensi berupa senam hipertensi dilaksanakan selama ±10 menit, dilakukan tiga kali dalam tiga hari berturut-turut. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah serta observasi terhadap keluhan fisik dan psikologis peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada seluruh peserta, disertai penurunan keluhan nyeri dan kecemasan serta perbaikan nafsu makan pada sebagian peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa senam hipertensi merupakan intervensi yang sederhana, aman, mudah diterapkan, dan berpotensi dikembangkan sebagai program promotif-preventif berbasis komunitas dalam pengendalian hipertensi pada lansia.
Copyrights © 2025