Desa Alur Alim di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, memiliki potensi literasi yang belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam pengembangan minat baca anak terhadap kitab beraksara Arab Melayu. Rendahnya minat baca disebabkan oleh keterbatasan akses buku, minimnya kemampuan ekonomi, serta kurangnya budaya literasi sejak dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan minat baca anak melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), dengan menitikberatkan pada pemanfaatan aset sosial, kultural, dan pendidikan yang telah ada di masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan diskusi kelompok bersama guru, orang tua, dan anak-anak. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi komunitas dan kemampuan membaca kitab Arab Melayu. Pendekatan ABCD terbukti efektif membangun kemandirian literasi berbasis potensi lokal dan layak direplikasi di komunitas serupa.
Copyrights © 2026