Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh permisif dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik pada mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Angkatan 2020. Perilaku konsumtif membeli kosmetik adalah seberapa banyak perilaku membeli tanpa pertimbangan sehingga mahasiswi menghabiskan uang untuk membeli kosmetik riasan yang tidak didasarkan pada kebutuhan melainkan atas dasar keinginan yang tidak rasional demi kepuasan sesaat semata. Populasi dalam penelitian ini bersifat infinite. 120 orang terpilih sebagai sampel penelitian dan 50 orang terpilih sebagai sampel tryout. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Pola Asuh Permisif (30 aitem, =0.943) dan Skala Perilaku Konsumtif Membeli Kosmetik (42 aitem, =0.937). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara pola asuh permisif dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik sehingga hipotesis penelitian dapat diterima (rxy= 0.277) dengan nilai p=0.002). Semakin kuat pola asuh permisif yang dirasakan, maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif membeli kosmetik dan sebaliknya. Pola asuh permisif memberikan sumbangan efektif sebesar 7,7% terhadap perilaku konsumtif membeli kosmetik.
Copyrights © 2025