This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Inas Shafira Prasasty
Department of Psychology, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH PERMISIF DENGAN PERILAKU KONSUMTIF MEMBELI KOSMETIK PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS DIPONEGORO ANGKATAN 2020 Inas Shafira Prasasty; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.40568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh permisif dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik pada mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Angkatan 2020. Perilaku konsumtif membeli kosmetik adalah seberapa banyak perilaku membeli tanpa pertimbangan sehingga mahasiswi menghabiskan uang untuk membeli kosmetik riasan yang tidak didasarkan pada kebutuhan melainkan atas dasar keinginan yang tidak rasional demi kepuasan sesaat semata. Populasi dalam penelitian ini bersifat infinite. 120 orang terpilih sebagai sampel penelitian dan 50 orang terpilih sebagai sampel tryout. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Pola Asuh Permisif (30 aitem, =0.943) dan Skala Perilaku Konsumtif Membeli Kosmetik (42 aitem, =0.937). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara pola asuh permisif dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik sehingga hipotesis penelitian dapat diterima (rxy= 0.277) dengan nilai p=0.002). Semakin kuat pola asuh permisif yang dirasakan, maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif membeli kosmetik dan sebaliknya. Pola asuh permisif memberikan sumbangan efektif sebesar 7,7% terhadap perilaku konsumtif membeli kosmetik.