Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Rendahnya pengetahuan dan literasi kesehatan orang tua berperan penting dalam terjadinya stunting pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua melalui edukasi kesehatan digital sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Watuawu, Kecamatan Page, Kabupaten Poso. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan edukasi kesehatan digital secara partisipatif, evaluasi, serta monitoring lanjutan. Sasaran kegiatan adalah sepuluh orang tua yang memiliki anak stunting. Pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dari STIKes Bala Keselamatan Palu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai stunting, pemenuhan gizi, praktik pemberian makan anak, serta pemanfaatan media digital sebagai sumber informasi kesehatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi kesehatan digital berpotensi menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga dan masyarakat.
Copyrights © 2026